Berita Pangkalpinang

940 Santri TPQ Pangkalpinang Diwisuda Hari Ini

Diungkapkannya, santri yang mengikuti ujian munaqosah berjumlah 1.030 orang, namun setelah dilakukan

940 Santri TPQ Pangkalpinang Diwisuda Hari Ini
Bangkapos/Edwardi
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H Iwan Setiawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mewisuda sebanyak 940 santri Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Angkatan ke-IX Tahun 2019 di auditorium STMIK Atma Luhur Pangkalpinang, Kamis (28/03/2019).

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H Iwan Setiawan mengatakan 
Wisuda kali ini akan diikuti 940 santri berasal dari 73 TPQ dan juga para siswa SD/MI dan SMP/MTs yang dikelola Kemenag Kota Pangkalpinang.

"Dalam wisuda santri TPQ tahun ini mengalami peningkatan dalam jumlah santri dibandingkan tahun lalu," ujarnya.

Diungkapkannya, santri yang mengikuti ujian munaqosah berjumlah 1.030 orang, namun setelah dilakukan ujian/munaqosah, hanya 940 santri yang lulus, sedangkan sisanya 90 santri dinyatakan belum lulus dengan berbagai pertimbangan.

"Kita berharap penuh agar sertifikat/ijazah kelulusan santri TPQ ini bisa diperhitungkan sebagai salah satu persyaratan masuk di pendidikan formal yang ada di Kota Pangkalpinang," harapnya.

Ditambahkannya, keberadaan TPQ mampu memberikan kontribusi nyata guna meningkatkan mutu pendidikan agama dan keagamaan di Kota Pangkalpinang, serta agar pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan keberadaan TPQ.

Iwan juga memberikan apresiasi kepada ustadz/ustadzah  yang telah mendidik para santri dengan baik, sehingga dapat diwisuda. Karena pendidikan agama merupakan hal yang wajib bagi setiap individu dan tidak hanya diperoleh melalui jalur sekolah formal saja, namun juga harus diimbangi dengan pendidikan keagamaan sejak dini yang diperoleh dari jalur nonformal, seperti TPQ.

“Pendidikan keagamaan bagi anak berperan sangat penting sebagai pegangan hidup dalam menghadapi zaman yang terus berkembang menuju era globalisasi atau yang sering disebut dengan zaman millennial atau zaman now ini,” imbuhnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved