Berita Pangkalpinang
Bahas Isu Perempuan, Anak dan Kependudukan DP3ACSKB Kumpulkan Kabupaten/Kota
Ada banyak hal yang memperngaruhi proses perencanaan mulai dari mengklasifikasikan permasalahan
BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat koordinasi Penyusunan Renja 2020 di Bangka City Hotel, Kamis (28/3/2019).
Kegiatan ini diikuti oleh Dinas yang membidangi kependudukan dan pencatat sipil se Babel, sebagai upaya rencana menyusun kegiatan dan program yang akan dilaksanakan pada 2020.
Kepala DP3ACSKB Babel, Susanti menyebutkan hal ini penting dilaksanakan untuk mengetahui isu strategis tentang perempuan, anak, kependudukan dan pencatatan sipil.
"Ada banyak hal yang memperngaruhi proses perencanaan mulai dari mengklasifikasikan permasalahan, isu strategi, hingga proses implementasi. Ini dijabarkan dalam RKPD dan renja di tingkat SKPD sehingga bisa selaras dengan tujuan. Tujuan akan dituangkan dalam dokumen dan menjadi rujukan rencana kerja awal, dokumen anggaran, dan DPA," kata Susanti saat membuk acara.
Dikatakannya, dalam perencanaan harus memahami isu-isu strategis yang menjadi permasalahan. Oleh karena itu perlu singergi antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota.
Susanti menyebutkan, hal ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antar pusat, provinsi dan kabupaten/kota dibidang DP3ACSKB sehingga lebih terfokus dan terintegrasi.
Ia berharap, ada masukan dan aspirasi terkait pemrasalahan yang viral di daerah sehingga bisa diusulkan dalam program dan kegiatan.
"Ibaratnya memecahkan satu batu besar di provinsi, kalau hanya dilakukan provinsi saja enggak bisa, tapi kalau dilakukan bersama kabupten dan provinsi dan dibantu pihak terkait tentu batu ini akan mudah dipecahkan. Sama seperti sapu lidi, kalaun hanya satu lidi manfaatnya kurang tapi kalau banyak ini bisa membersihkan," tambahnya.
Tak hanya itu, beberapa persoalan yang harus dihadapi bersama diantaranya perlindungan perempuan dan anak.
"Perencanaan ini penting, hal yang harus kita pahami hambatan dan ancaman.
Isu apa yang akan kita angkat 2020 ini kita bahas, sehingga fokus penanggulangan permasalahan bersama," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kpla-dppea1.jpg)