Berita Bangka Barat

Banyak yang Rusak, Kabupaten Bangka Barat Kekurangan 569 Lembar Surat Suara

Selama empat hari proses penyortiran dan pelipatan surat suara, KPU Kabupaten Bangka Barat menemukan sebanyak 942 surat suara yang rusak

Banyak yang Rusak, Kabupaten Bangka Barat Kekurangan 569 Lembar Surat Suara
Bangka Pos / Hendra
Petugas KPU Bangka Barat menurunkan surat suara DPD RI dan Presiden yang baru saja tiba diawasi oleh aparat kepolisian, Kamis (28/3/2019). 

BANGKAPOS.COM  – Selama empat hari proses penyortiran dan pelipatan surat suara, KPU Kabupaten Bangka Barat menemukan sebanyak 942 surat suara yang rusak dan tak bisa digunakan.

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi, Kamis (28/3/2019) mengatakan surat suara yang ditemukan rusak ini paling banyak untuk surat suara DPRD Kabupaten Bangka Barat daerah pemilihan 1.

“Yang sudah kita lipat ini surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bangka Barat. Dari hasil sortir dan pelipatan yang kita temukan masuk kategori surat suara yang rusak totalnya ada 942 lembar,” kata Pardi.

Surat suara DPR RI yang rusak ditemukan sebanyak 252 lembar, surat suara DPRD Provinsi sebanyak 150 lembar.

Kemudian surat suara DPRD Kabupaten Bangka Barat untuk dapil 1 sebanyak 344 lembar, dapil 2 sebanyak 67 lembar dan dapil 3 sebanyak 129 lembar.

Jumlah surat suara yang dibutuhkan sebanyak 128.716 ditambah 2 persen atau sebanyak 131.291 lembar surat suara.

Lanjut Pardi, berdasarkan data DPT dan jumlah kebutuhan ada beberapa yang kekurangan surat suara. yakni DPRD Kabupaten Bangka Barat Dapil 1 dan DPRD Kabupaten Bangka Barat Dapil 3.

“Untuk dapil 1 kita kekurangan 288 lembar, sedangkan untuk dapil 3 kita kekurangan 281. Jadi total kekurangan surat suara 569. Sedangkan surat suara lainnya tidak masalah, meski ada yang rusak dari percetakannya ternyata ada yang dilebihkan. Jadi surat suaranya cukup seperti DPR RI dan DPRD Propinsi,” jelas Pardi.

Kekurangan surat suara ini hingga saat ini belum ada petunjuk teknis dari KPU RI. KPU Bangka Barat baru bisa melaporkan bila seluruh surat suara sudah sortir dan dilipat.

Apakah akan dilakukan penggantian surat suara atau menggunakan surat suara cadangan, KPU Bangka Barat belum bisa memutuskan.

Sedangkan untuk surat suara PSU (pemungutan suara ulang) dipastikan tak bisa digunakan. Hal ini dikarenakan surat suara PSU ini berbeda dari surat suara biasa. Didalamnya ada label atau tulisan surat suara PSU.

“Nanti kita laporkan ke KPU RI kekurangan ini. Cuma saat ini kita tunggu dulu untuk surat suara DPD RI dan Presiden. Sedangkan surat suara yang rusak ini nantinya akan kita musnahkan setelah dilaporkan ke KPU RI,” kata Pardi.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved