Video

Kisah Maryadi Tiga Menit Melawan Buaya, Bercucuran Darah Namun dan Berhasil Lepas dari Cengkraman

Kisah Maryadi Tiga Menit Melawan Buaya, Bercucuran Darah Namun dan Berhasil Lepas dari Cengkraman

Kisah Maryadi Tiga Menit Melawan Buaya, Bercucuran Darah Namun dan Berhasil Lepas dari Cengkraman
IST/R Guzel
Kondisi Maryadi dan buaya pemangsa yang berhasil ditangkap, Rabu (27/3/2019) malam 

"Saat didatangi ke lokasi kejadian, buaya itu langsung mendekat dan langsung dijerat menggunakan tali nilon," katanya.

Kades tak menyangkal, keberadaan buaya di desa ini cukup banyak. Apalagi tambak milik Ruslan, tempat korban disambar berada di sekitaran daerah aliran Sungai Selindung.atau aliran Sungai Baturusan yang memang sudah terkenal sebagai sarang predator ganas.

"Tambak udang milik Ruslan itu cukup luas dan sebagian tak terurus lagi. Tak hanya satu buaya di situ," katanya.

Menurut Kades, buaya pemangsa Maryadi, sebenarnya masih tergolong kecil. Namun buaya seusia inilah yang seringkali nakal atau suka mengganggu. "Ibarat orang bilang, buaya tengah gatel gatel e, tengah nakal-nakal e," katanya.

Di tambak milik Ruslan, tempat Maryadi disambar bahkan dipastikan terdapat seekor buaya ukuran besar, panjang sekitar tiga mater. "Namun yang ditangkap, khusus buaya yang kecil, yang menggigit Maryadi saja," katanya.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsel Merawang Iptu R Guzel kepada Bangka Pos, Kamis (28/3) menyatakan, situasi pasca kejadian dipastikan aman. Pada Pukul 19.50 WIB setelah kejadian, Warga Desa Pagarawan berkumpul di rumah korban yang beralamat di Dusun I Desa Pagarawan. Warga lalu pergi ke tambak Ruslan untuk Menangkap buaya tadi.

'"Penangkapan buaya dipimpin Ahmad Zainudin, Kades Pagarawan menggunakan tali nilon sepanjang 10 meter. "Pada Hari Rabu (27/3) sekira Pukul 20.30 WIB, buaya tersebut akhirnya tertangkap dan buaya dibawa ke rumah korban untuk diamankan, malam itu juga," katanya.

Sementara itu buaya berhasil ditangkap oleh warga, Rabu (27/3) malam. Buaya diikat tali dan dibawa ke rumah korban dan sempat jadi tontonan warga.

Setelah semalaman pasca penangkapan, buaya dibawa ke tempat penakaran buaya milik PT Timah di Airdayung Merawang Bangka.

Di lokasi penakaran ini, buaya pemangsa korban dilepaskan dalam kolam berpagar besi.

(Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved