Gosip Selebritis

Diberlakukan Tidak Adil dan Dipermalukan, Vanessa Angel Ungkapkan Kesedihannya

Artis Vanessa Angel yang terjerat kasus dugaan prostitusi telah ditahan hampir dua bulan, di Rumah Tananan (Rutan) Polda Jawa Timur.

Diberlakukan Tidak Adil dan Dipermalukan, Vanessa Angel Ungkapkan Kesedihannya
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Vanessa Angel dengan mengenakan baju Tananan dan diborgol, menjalani Pemeriksaan Lanjutan di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Kamis (7/2/2019). Vanessa Angel menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus prostitusi online. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ) 

BANGKAPOS.COM-- Artis Vanessa Angel yang terjerat kasus dugaan prostitusi telah ditahan hampir dua bulan, di Rumah Tananan (Rutan) Polda Jawa Timur. Penahananya ini terkait kasus UU ITE yakni penyebaran konten asusila.

Selama menjalani pemeriksaan hingga ditahan Vanessa Angel merasa jika tidak ada keadilan dalam kasusnya ini, hal itu diungkapkan oleh pengacaranya, Milano Lubis.

Rasa ketidakadilan muncul setelah Vanessa dijatuhi pasal 55 ayat 1 UU ITE. Milano Lubis mengungkapkan seharusnya Rian Subroto, pengusaha yang menyewa Vanessa Angel juga ikut tertangkap.

"Ya dia ngerasa ga adil. Kenapa dia yang dikorbankan, kasus yang sama ga pernah kena, kenapa dia dikenakan pasal 55. Nah pasal 55 adil ga, semestinya jika diterapkan termasuk laki-lakinya," ujar Milano saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (30/3/2019).

Bahkan, Milano mempertanyakan kenapa Rian hingga saat ini masih ditutup-tutupi tidak seperti Vanessa yang terang-terangan dibuka.

"Ada apa gitu sampai segitunya menutupi laki-lakinya. Siapa laki-laki ini gitu bener pengusaha atau enggak," katanya.

Selain itu, Vanessa Angel merasa dirinya sangat dipermalukan dan tidak ada sama sekali perlindungan terhadapnya.

"Masa muncikari ditutupi Vanes dibuka terang benderang. Perlindungan Vanes sebagai korban ga ada malah dipermalukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Vanessa Angel digerebek oleh polisi di sebuah kamar hotel di Surabaya, Jawa Timur, pada 5 Januari 2019 karena diduga terlibat kasus prostitusi online.

Vanessa Angel diduga menerima tarif sebesar Rp 80 juta dan dibagi bersama mucikari. Ia juga disebut sudah melakukan transaksi sebanyak dua kali di Singapura, enam transaksi di Jakarta, dan satu kali transaksi di Surabaya.

Ia saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya atas dugaan pelanggaran Undang Undang ITE terkait prostitusi online.
Vanessa Angel pun sudah dipindahkan ke Rutan Medaeng Sidoarjo.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengacara Ungkap Perasaan Vanessa Angel, Merasa Tak Adil Jadi Korban Hingga Dipermalukan

Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved