Otak Pembunuhan Calon Pendeta di OKI, Pelaku Nang Tak Jadi Perkosa saat Dengar Permohonan Korban

Terungkap bahwa Nang yang menjadi otak pembunuhan ternyata tidak memperkosa korban seperti apa yang banyak diberitakan.

Otak Pembunuhan Calon Pendeta di OKI, Pelaku Nang Tak Jadi Perkosa saat Dengar Permohonan Korban
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Nang dan Hendri, dua pelaku pembunuhan serta pemerkosaan terhadap MZ seorang calon pendeta perempuan di Kabupaten OKI, Jumat (29/3/2019). 

BANGKAPOS.COM - Dua pelaku pembunuhan calon pendeta di OKI, Sumatera Selatan, Hen (18) dan Nang (20) berhasil diamankan oleh kepolisian Rabu ( 27/3/2019).

Diketahui sebelumnya, dua pelaku membunuh calon pendeta di OKI, Melindawati Zidoni (24) sepulangnya korban dari pasar bersama dengan seorang bocah 9 tahun, Senin (25/3/2019).

Dari keterangan hasil pers release yang dijalani keduanya Jumat (29/3/2019), terungkap bahwa Nang yang menjadi otak pembunuhan ternyata tidak memperkosa korban seperti apa yang banyak diberitakan.

Dikutip TribunWow.com dari TribunSumsel.com, pelaku Nang mengaku menyimpan rasa suka pada korban.

Dari rasa suka itulah, pelaku Nang mengajak Hen untuk mengadang korban dan melakukan aksi pemerkosaan.

Saat berhasil mengadang korban sepulang korban dari pasar, Nang dan Hen menyeret korban ke perkebunan sawit yang tak jauh dari lokasi keduanya mengadang.

Nang yang sudah dari awal mengajak Hen untuk melancarkan aksinya ternyata mengurungkan niatnya untuk memperkosa korban.

Hal tersebut lantaran korban meminta dan memohon pada pelaku saat insiden tersebut terjadi.

"Kami tidak perkosa dia," ucap Nang singkat.

Nang dan Hendri, dua pelaku pembunuhan serta pemerkosaan terhadap MZ seorang calon pendeta perempuan di Kabupaten OKI, Jumat (29/3/2019).
Nang dan Hendri, dua pelaku pembunuhan serta pemerkosaan terhadap MZ seorang calon pendeta perempuan di Kabupaten OKI, Jumat (29/3/2019). (KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)

Nang mengaku mengurungkan niatnya memperkosa korban setelah mendengar ucapan korban yang menyebutkan dirinya sedang datang bulan.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved