Berita Bangka Tengah

Wilayah KEK Bangka Terkendala Wilayah Laut, Karena Banyak Aktivitas Tambang

Pemerintah Kabupaten Bangka saat ini sedang berjuang untuk menjadikan daerah Desa Rebo sampai Kelurahan Jelitik Kecamatan Sungailiat menjadi KEK

Wilayah KEK Bangka Terkendala Wilayah Laut, Karena Banyak Aktivitas Tambang
bangkapos/riki
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Asep Setiawan 

BANGKAPOS.COM--Pemerintah Kabupaten Bangka saat ini sedang berjuang untuk menjadikan daerah Desa Rebo sampai Kelurahan Jelitik Kecamatan Sungailiat menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Pengusul KEK tersebut, PR Pantai Timur Sungailiat, yang memiliki luas kawasan KEK 273 hektar. Namun untuk mewujudkan itu, Pemerintah Kabupaten Bangka masih menemui kendala terkait wilayah laut, yang masih banyak aktivitas tambang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Asep Setiawan, mengatakan Pemerintah daerah saat ini masih menunggu terkait perubahan pola dari dukungan menjadi kerjasama terhadap kawasan laut yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP)

"Masih dalam posisi menunggu direksi PT Timah, karena ada perubahan tadi dukungan, namun polanya harus diubah menjadi kerja sama, darat sudah selesai untuk lainya ada IUP, TP timah, waktu di pansus DPRD, posisi memohon kepada pansus untuk mengurangi aktivitas tambang untuk pengembangan pariwisata," jelas Asep kepada wartawan, Minggu (31/3/2019).

Ia mengatakan, dari hasil Pansus DPRD Provinsi nantinya, diharapkan bisa melihat mana saja daerah yang bisa terjadi konflik terhadap upaya pengembangan kawasan ekonomi khusus ini.

"Melihat potensi konflik, seperti di Belinyu, Romodong, aktivitas berdekatan dengan Lanal, daerah Tirur sekitar pulau Nanas masuk zonasi pariwisata, lalu di Tuing, Mapur, Pesaren, Rebo, lintas timur dan lain lainya, itu mohon diperhatikan," lanjutnya.

Asep membandingkan dengan wilayah KEK di Belitung, yang saat ini sudah nol aktivitas tambang untuk wilayah lautnya, sehingga membuat mereka mudah mengembangkan pariwisatanya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved