Breaking News:

Zuristyo Firmadata Akan Perjuangkan Hutan untuk Petani

Zuristyo Firmadata mengingatkan hutan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: khamelia
Bangkapos.com
Zuristyo Firmadata Caleg No 1 Partai Nasdem untuk DPR RI saat bertemu petani Bangka Barat pekan lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menurut Zuristyo Firmadata Caleg DPR RI dapil Bangka Belitung Zuristyo Firmadata dari Partai No Urut 5 Partai Nasdem, hutan bagi masyarakat Bangka Belitung yang sebagian bergerak di sektor perkebunan sangat lah penting. 

Hutan menjadi penopang aktivitas masyarakat sektor perkebunan. Saat bertemu kalangan petani akhir pekan lalu,  Zuristyo Firmadata mengingatkan hutan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

"Perlu diingat hutan kita terbatas dan tidak bertambah, sementara penduduk terus bertambah. Hutan sebagai pendukung kehidupan harus kita jaga," kata Zuristyo Firmadata yang menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Bangka Belitung ini.

Mengingat keterbatasan hutan di Babel, pengusaha kelahiran Mentok Bangka Barat ini meminta pemerintah tidak lagi mengeluarkan izin Hutan Tanaman Industri (HTI) di Babel. Bahkan Ia mendesak izin HTI yang sudah ada ditinjau kembali karena bersinggungan dengan kepentingan masyarakat.

"Tentunya sangat kita dukung keinginan masyarakat yang meminta HTI di Bangka Barat dan daerah lain direview karena selama ini hutan itu sudah dikelola masyarakat untuk berkebun. Kalau dijadikan HTI, lalu dimana lagi masyarakat harus berkebun," tandasnya.

Pengusaha kelahiran Muntok Kabupaten Bangka Barat ini berjanji jika mendapatkan kepercayaan masyarakat Bangka Belitung duduk di DPR RI, salah satu yang diprioritaskan adalah soal kehutanan dan HTI dalam program kerjanya. 

"Pasti akan saya perjuangkan mohon dukungannya aspirasi masyarakat ini akan kita perjuangkan langsung di pusat," ucapnya Bang Tyo sapaan akrab Zuristyo Firmadata.

Menurut Bang Tyo, HTI tidak cocok di Babel, karena mayoritas masyarakat Bumi Serumpun Sebalai adalah petani.

Akan lebih bijak menurutnya jika HTI yang ada saat ini dijadikan Hutan Tanaman Rakyat (HTR), termasuk di hutan produksi yang selama ini tidak termanfaatkan.

Ini menurutnya bisa menjadi terobosan untuk memberi ruang masyarakat bertani untuk kesejahteraan.

HTR lanjutnya, masyarakat bisa membentuk kelompok bertani untuk mengelola hutan di lingkungan mereka. Sehingga hutan tetap terjaga dan ekonomi masyarakat meningkat.

"Kalau ini mendapatkan persetujuan silahkan mau perorangan atau kelompok masyarakat bisa diberi izin mengelola hutan yang tidak produktif sesuai kultur masyarakat Bangka Belitung. Disamping tetap menjaga kelestarian sumber daya hutan," jelas pengusaha yang fokus pada pengembangan ekonomi ummat ini.

(Bangkapos/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved