Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dinas Pertanian Babel Jamin Kebutuhan Pangan Aman Menjelang Ramadhan

Untuk mengantisipasi kurangnya ketersediaan sembako, satgas pangan dan pihak terkait akan lebih sering memantau harga dan kebutuhan sembako.

(Bangkapos/Muhammad Rizki)
Juaidi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM  - Tak lama lagi seluruh umat muslim di dunia akan kembali bertemu dengan bulan suci Ramadhan, seperti sudah menjadi tradisi, ketika bulan ramadhan perilaku masyarakat berubah menjadi lebih konsumtif.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Juaidi jika setiap menyambut hari besar, pasti akan terjadi lonjakan permintaan paling tidak dua kali dari kebutuhan normal di hari biasa.

Untuk mengantisipasi kurangnya ketersediaan sembako Juaidi mengatakan, pihaknya bersama satgas pangan dan pihak terkait akan lebih sering memantau harga dan kebutuhan sembako.

"Kalau sudah menjelang di hari-hari besar mungkin seminggu sekali akan kita pantau." Ujar Juaidi, Senin (1/4) saat ditemui diruang kerjanya.

Ia pun menambahkan jika tak lama lagi pihaknya akan mengadakan rapat yang berkaitan dengan kebutuhan pangan, menjelang Ramadhan sampai dengan lebaran.

Untuk bahan pangan di Provinsi Bangka Belitung sendiri seperti beras dan daging sapi, menurutnya masih didatangkan dari luar pulau, dikarenakan Provinsi Bangka Belitung hingga saat ini hanya mampu memenuhi kebutuhannya dikisaran angka 20 persen, sedangkan 80 persen sisanya masih didatangkan dari luar.

Menurut data yang didapatkan bangkapos.com dari Dinas Pertanian, untuk daging sapi Provinsi Bangka Belitung sudah mengalami surplus baik di bulan Mei pada saat bulan Ramadhan mau pun pada bulan Juni pada saat lebaran.

Sedangkan untuk daging ayam surplus pada saat bulan Ramadhan namun mengalami defisit pada saat hari lebaran. Sedangkan untuk telur ayam baik pada saat bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri mengalami defisit.

Menghadapi hal ini, Juaidi mengatakan sebelum bulan Ramadhan akan segera mendatangkan telur ayam dari Sumatera Selatan.

Namun menurutnya hal ini bukan suatu masalah, dikarenakan Dinas Pertanian sudah bertindak cepat untuk mengantisipasi kekurang stock telur dan kebutuhan telur juga bukan jenie kebutuhan yang bisa sekaligus habis, tapi bertahap sesuai dengan tingkat konsumsi masyarakat.

Juaidi menegaskan jika Dinas Pertanian menjamin ketersedian pangan menjelang bulan Ramadhan akan aman, namun pihaknya juga akan terus memantau, dikarenakan ketersediaan pangan sudah menjadi kebutuhan strategis yang harus dijamin ketersediaannya.

"Aman, tapi akan kita pantau seiring waktu, dikarenakan ketersediaan pangan ini sidah jadi kebutuhan strategis yang harus dijamin ketersediian dan stoknya."

Dikarenakan menurutnya meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan sudah menjadi tren setiap tahun, sehingga hal ini sudah seperti menjadi agenda rutin setiap tahun dari dinas pertanian.

(Bangkapos/Muhamaad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved