Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Sudah Punya Perda Prostitusi Tinggal Dijalankan

DPRD Kota Pangkalpinang merasa prihatin dengan prostitusi online di hotel berbintang, penginapan dan kos-kosan yang terjadi di Ibu kota Provinsi Babel

Pemkot Pangkalpinang Sudah Punya Perda Prostitusi Tinggal Dijalankan
net
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM --DPRD Kota Pangkalpinang merasa prihatin dengan prostitusi online di hotel berbintang, penginapan dan kos-kosan yang terjadi di Ibu kota Provinsi Babel.

Padahal Pemerintah Kota Pangkalpinang sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Kota Pangkalpinang No 2 tahun 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Prostitusi dan Perbuatan Asusila di Kota Pangkalpinang. Selain itu Perda Ketertiban Umum.

"Pemerintah Kota Pangkalpinang sudah punya perda prostitusi sebagai payung hukum untuk mencegah, memberantas prostitusi dan perbuatan asusila. Perda itu sudah disahkan sejak tahun 2018. Sekarang tinggal kemauan baik dan komitmen dari pemerintah untuk menegakkan. Jika tidak maka perda tersebut hanya akan menjadi pajangan sedangkan praktek prostitusi baik online dan offline makin sering terjadi. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah untuk menegakkannya," tegas Rio Setyadi, Anggota DPRD Kota Pangkalpinang dari Fraksi PKS, Senin (1/4).

Rio menambahkan selain perda prostitusi juga ada perda ketertiban umum yang bisa dipakai untuk menertibkan kegiatan yang mengganggu ketertiban seperti prostitusi.

"Payung hukum sudah ada, tinggal good Will pemerintah melalui instansi terkait untuk menegakan perda tersebut. Ini  harus ada sebuah solusi konkrit dan sistematis untuk mencegah prostitusi khususnya di kalangan remaja," tegas Rio.

Penulis: respisiusleba
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved