BangkaPosiana

Spesies Baru Katak Mini Ditemukan di Madagaskar, Lebih Kecil dari Kuku

Para ilmuwan baru saja menemukan lima katak mini yang berukuran lebih kecil dibanding kuku ibu jari orang dewasa di Madagaskar

Spesies Baru Katak Mini Ditemukan di Madagaskar, Lebih Kecil dari Kuku
kompas.com
Katak Mini yang ukurannya lebih kecil dari kuku ibu jari orang dewasa ditemukan di Madagaskar. 

BANGKAPOS.COM - Para ilmuwan baru saja menemukan lima katak mini yang berukuran lebih kecil dibanding kuku ibu jari orang dewasa di Madagaskar.

Hewan berukuran mini yang jauh lebih kecil dibanding kuku orang dewasa mungkin kadang diabaikan. Namun, prinsip itu tidak berlaku bagi para ilmuwan yang menemukan katak mini itu.

Setelah ahli melakukan pengamatan mendalam, mereka menyadari bahwa kelima katak itu adalah spesies baru dan tiga di antaranya merupakan genus baru yang dinamai Mini.

Katak Mini terbesar berukuran 14 milimeter dan yang terkecil 8 milimeter, sedikit lebih panjang dibanding beras.

Dalam laporan yang terbit di jurnal PLOS One, para ahli menamai ketiga spesies itu dengan nama Mini mum, Mini scule dan Mini ature.

"Nama-nama itu kami pilih setelah kami mencocokkan dengan semua database dan sepertinya tidak ada yang menggunakan nama itu. Dari sana, permainan kata-kata dimulai," ujar biolog evolusi dan penulis utama studi Mark Scherz kepada IFL Science, Kamis (28/3/2019). 

Selain katak Mini, juara bertahan katak terkecil di dunia adalah Paedophryne amauensis dari Papua Niugini yang berukuran 7,7 milimeter.

Seperti kita ketahui, Madagaskar adalah rumah bagi 350 spesies katak. Banyak dari katak-katak itu berevolusi menjadi kecil untuk bertahan hidup.

"Saat katak berevolusi memiliki tubuh kecil, mereka tampak mirip sehingga perbedaannya sering diabaikan," ujar Scherz.

Namun, Scherz dan timnya mencoba mengamati katak Mini dengan lebih detail dan cermat. Dengan menggunakan pemindaian microCT, tim dapat mengidentifikasit perbedaan kecil pada tulangt dan gigi. Cara ini yang akhirnya memastikan bahwa mereka adalah genus dan spesies baru.

Selain di Madagaskar, katak-katak yang tinggal di Asia Tenggara dan Amerika Selatan juga melakukan evolusi berulang kali untuk memiliki tubuh kecil.  

"Hal ini sangat mungkin terkait dengan fakta untuk menjelajah habitat rumit, menghindar dari pemangsa dan memanfaatkan sumber daya yang terlalu kecil untuk dieksploitasi katak lebih besar," imbuh Scherz. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Spesies Baru Katak Mini Ditemukan di Madagaskar, Lebih Kecil dari Kuku

Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved