Berita Bangka Barat

VIDEO : Puluhan Pegawai Honorer di Bangka Barat Datangi Gedung DPRD

Mereka mempertanyakan nasibnya setelah mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) hingga diprioritaskan jika ada penerimaan

BANGKA POS.COM, MUNTOK-- Puluhan tenaga honorer di Kabupaten Bangka Barat mendatangi gedung DPRD setempat, Senin (1/4)

Mereka mempertanyakan nasibnya setelah mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) hingga diprioritaskan jika ada penerimaan lagi.

Seorang tenaga K2 yang hadir Syaripah Rodayah menyampaikan, mereka datang untuk memperjuangkan nasibnya setelah mengikuti seleksi P3K.

" Harapan saya, mohon kepada pemerintah kabupaten Bangka Barat untuk meluluskan semua tenaga honorer K2 P3K untuk tahun 2019 ini," ungkap Syaripah.

Berbeda dengan Syaripah, penyuluh pertanian, yakni Angga menyampaikan, dirinya meminta kepada pemerintah setempat untuk mengusahakan adanya penerimaan P3K tahap dua.
Penyuluh pertanian lainnya, Kurnia menyebutkan, pihaknya datang melakukan audiensi agar nasib mereka yang telah lama mengabdi untuk daerah diperhatikan.

" Kami ingin supaya nasib kami diperhatikan, seperti kawan-kawan lainnya, kalau bisa usahakan adanya P3K tahap selanjutnya setelah kemarin, juga diprioritaskan kalau nanti ada penerimaan," ujar Kurnia

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Bangka Barat, Heru Warsito menerangkan, pihaknya hingga, Senin (1/4), belum menerima pengumuman hasil seleksi P3K tahap pertama.
Menurutnya, hal ini juga sama dengan wilayah lainnya, mereka masih menunggu Kemenpan RB untuk menyampaikan hasil seleksi tersebut.

" Jadi begini untuk P3K tahap pertama itu seleksinya sudah selesai, semua tahapan sudah dilalui, tinggal menunggu hasilnya dan itu pusat sana yang menginformasikan, kami hanya menyampaikan, hal ini juga sama dengan daerah lain, jadi kami harap yang ikut seleksi kemarin bersabar menunggu hasilnya," ungkap Heru
Dia melanjutkan, untuk penerimaan P3K tahap dua hingga saat ini belum ada informasi penerimaannya, jikapun ada hal tersebut akan segera disampaikan.

" Kami tidak bisa memastikan ada atau tidaknya P3k tahap dua, karena pusat sana yang menyampaikan, yang jelas, jika ada segera diinformasikan," jelasnya
Adapun jumlah peserta P3K di Bangka Barat yang mengikuti seleksi sebanyak 48 orang dari tenaga pendidikan dan penyuluh pertanian.

Mereka yang lolos passing grade untuk penyuluh pertanian sebanyak 12 orang sedangkan tenaga pendidikan 16.
" Dari 34 itu kami usulkan lagi ke Menpan RB agar bisa lulus semua, hingga saat ini kami masih menunggu hasil," ujarnya

Terpisah Kepala BPKAD Bangka Barat Abimayu menerangkan, tahun ini pihaknya telah menganggarkan honor untuk guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap di wilayahnya sebesar Rp 17 milyar dengan jumlah pegawai diperkirakan 1200 orang.
Rencananya tahun depan jumlah tersebut akan bertambah yakni sekitar Rp 20 milyar, ada kenaikan honor untuk mereka sekitar Rp 200 ribu perbulan.

" Kenaikan tersebut sudah dianggarkan, sekitar Rp 200 ribu perbulan, artinya kemampuan keuangan daerah baru segitu baru, sekitar Rp 200 ribu kenaikannya," jelasnya

Diungkapkannya, pihaknya sudah menganggarkan untuk honor P3K di wilayahnya, yakni sekitar Rp 3 milyar pertahun.
Anggaran tersebut murni berasal dari APBD daerah, dan itu sudah ada aturannya yang mengaturnya. (Bangka Pos/Nordin/N7)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved