BangkaPosiana

69 Juta Tahun Lalu, Dinosaurus Paruh Bebek Jambul Hidup di Kutub Utara

Sekitar 69 juta tahun lalu, Arktik adalah kawasan berhutan yang cenderung panas. Di sana hidup kawanan dinosaurus besar dengan paruh bebek

kompas.com
Tidak seperti beberapa hadrosaurus, dinosaurus paruh bebek yang baru ditemukan ini memiliki jambul di kepalanya. 

Namun anehnya, fosil yang baru ditemukan itu tidak cocok dengan kelompok hadrosauria. Mereka justru lebih dekat dengan kelompok lambeosaurine, yang dibedakan oleh lekukan berlubang di bagian atas kepala.

Dalam laporan yang terbit di jurnal Scientific Reports, Jumat (29/3/2019), fragmen tengkorak yang memiliki tonjolan tulang kuat hanya dimiliki lambeosaurine. Selain itu ukuran tengkoraknya lebih pendek dari tengkorak hadrosaurine.

Keanekaragaman di Arktik

Sebelumnya, lambeosaurine paling utara berasal dari Alberta Selatan di Kanada.

Dengan adanya temuan ini, artinya populasi yang mirip dengan itu menyebar jauh ke selatan.

"Fakta bahwa hanya satu tengkorak lambeosaurine yang ditemukan di Liscomb Bonebed menunjukkan bahwa lambeosaurine tidak seperti hadrosaurine. Mereka tidak berkumpul di daerah pantai," tulis para peneliti.

Lambeosaurine dari Amerika Utara dan Asia biasanya ditemukan di lingkungan pedalaman, jadi mungkin ada lebih sedikit dinosaurus paruh bebek berjambul yang berada di dekat garis pantai kuno Alaska. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 69 Juta Tahun Lalu, Dinosaurus Paruh Bebek Jambul Hidup di Kutub Utara

Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved