Perguruan Tinggi Kedinasan
Cara Daftar IPDN dan 18 Perguruan Tinggi Kedinasan, intip Juga Materi Soal Tahun Lalu di Sini
Cara Daftar IPDN dan 18 Perguruan Tinggi Kedinasan, intip Juga Materi Soal Tahun Lalu di Sini
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM -- Berminat menjadi siswa atau taruna IPDN, STIN atau 17 Perguruan Tinggi Kedinasan. Lulus kuliah langsung jadi CPNS loh....
Saat ini pemerintah segera memulai proses rekrutmen untuk 19 sekolah kedinasan.
Rekrutmen terbuka secara online melalui website http://sscasn.bkn.go.id.
"Pendaftarannya akan dibuka pada tanggal 9 April-30 April 2019 melalui http://sscasn.bkn.go.id ya. __ Ingat, kamu hanya bisa memilih 1 jurusan dari 19 sekolah kedinasan ya. Jika lebih dari 1, maka otomatis kamu akan dianggap gugur. #KemenPANRB #ASN," demikian tweet Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Tahun ini, penerimaan siswa taruna lebih sedikit dari tahun sebelumnya.
Untuk tahun ini, dibuka 9.176 kursi calon siswa-siswi/taruna-taruni.
Adapun waktu pendaftaran pada tanggal 9-30 April 2019.
Kedelapan K/L yang membuka penerimaan adalah Kementerian Keuangan (PKN STAN) 3.000 formasi,
Kementerian Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 1.700 formasi,
Badan Siber dan Sandi Negara (STSN) 100 formasi,
Kementerian Hukum dan HAM (Poltekip dan Poltekim) 600 formasi,
Badan Intelijen Negara (STIN) 250 formasi,
Badan Pusat Statistik (Politeknik Statistika STIS) 600 formasi,
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) 250 formasi,
dan Kementerian Perhubungan dengan 11 Sekolah Tinggi, Poltek, dan Akademi yang membuka 2.676 formasi.
Materi Tes
Penerimaan sekolah kedinasan ini akan melalui beberapa tahapan sebagai proses seleksi.
Setelah berhasil melakukan pendaftaran, akan dilakukan seleksi administrasi.
Bagi yang lolos berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Untuk tahapan seleksi lainnya diatur oleh masing-masing kementerian/lembaga.
Berkaca pada pengumuman tahun lalu, para calon siswa yang mendaftar akan mengikuti tes.
Tes sendiri meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum dan tes karakteristik pribadi.
Tes Wawasan Kebangsaan adalah seleksi untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi: Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Rebublik Indonesia (sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar).
Tes Intelegensi Umum adalah seleksi untuk menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis, kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka, kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.
Tes Karakteristik Pribadi adalah seleksi untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain. (bangkapos.com/TeddyMalaka)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ipdn_20170303_142839.jpg)