Cheng Beng

Jelang Cheng Beng, Omset Penjual Makanan Khas Bangka Tak Mengalami Kenaikan

Jika biasanya ia bisa mengumpulkan omset per hari hingga Rp 10 Juta, sekarang menurun drastis hanya Rp 5 Juta sampai dengan Rp 6 Juta per hari.

Jelang Cheng Beng, Omset Penjual Makanan Khas Bangka Tak Mengalami Kenaikan
BANGKAPOS,BANGKA/Dwi Ayu Mauleti
Toko Rini Snack, Jalan Jendral Sudirman, tampak sepi pembeli, Senin (1/4/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Pegawai Toko Rini Snack, di Jalan Jendral Sudirman, Pangkalpinang, Selvi mengatakan pendapatannya menurun hingga 50 persen, ketimbang tahun lalu lantaran tak banyak pengunjung yang mendatangi kiosnya.

"Turun drastis hingga 50 persen omset menurun, hal itu karena bagasi berbayar, apalagi sekarang tiket pesawat mahal. Sangat berdampak pada pelaku usaha oleh-oleh, orang pasti berpikir dua kali mau beli oleh-oleh,"ujar Selvi kepada bangkapos.com di lokasi,  Senin (1/4/2019).

Diakui Selvi, jika biasanya ia bisa mengumpulkan omset per hari hingga Rp 10 Juta, sekarang menurun drastis  hanya Rp 5 Juta sampai dengan Rp 6 Juta per hari.

Selvi menyebutkan, sejak tiga hari yang lalu wisatawan sudah mulai berdatangan, untuk membeli makanan khas Bangka.

"Sudah dari tiga hari yang lalu, wisatawan sudah mulai berdatangan, tapi itu-itu saja, tidak mengalami kenaikan,"katanya.

Penurunan omzet jelang Ceng Beng, juga dialami oleh Ce Ahiong, Pemilik Toko BTS, Jalan Ahmad Yani, Pangkalpinang. Ce Ahiong mengatakan penurunan penjualan makanan khas Bangka itu, dikarenakan faktor ketetapan bagasi berbayar.

"Kalau dari tahun sebelumnya, sekarang lebih sepi. Selain itu, pembeli takut ada kelebihan bagasi," kata Ce Ahiong.

Ce Ahiong mengaku, dampak dari penurunan penjualan tersebut, ia hanya bisa mengumpulkan pundi rupiah kurang dari Rp 1 Juta per hari.

"Orang sudah mulai beli sejak empat hari yang lalu, tapi sekarang tidak mengalami kenaikan, jadi tidak ada masukan. Palingan sehari dapat pendapatan kurang dari Rp 1 Juta, itupun juga susah,"ungkap Ce Ahiong.

(BANGKAPOS/Dwi Ayu Mauleti)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved