Berani Pakai Kacamata Hitam Saat UNBK, Ini 5 Fakta Inspiratif dari Siswi Peserta Ujian

Siapa yang mengira aksi dari siswi kelas XII yang mengenakan kacamata hitam saat sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019

Berani Pakai Kacamata Hitam Saat UNBK, Ini 5 Fakta Inspiratif dari Siswi Peserta Ujian
hai
UNBK pakai kacamata anti silau 
BANGKAPOS.COM - Siapa yang mengira aksi dari siswi kelas XII yang mengenakan kacamata hitam saat sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 jadi viral.
Ada banyak cerita yang melatar belakangi kenapa siswi tersebut berani menyiasati silaunya layar komputer yang digunakannya dalam ujian nasional kali ini.
Kepada HAI, siswi tersebut mengungkap keluhan, cerita dan juga cita-citanya yang bisa menginspirasi pembaca.
Adalah Leekim (nama samaran Korea dari RA), siswi SMA di Tangerang yang kedapatan memakai kacamata hitam untuk mengurangi brightness dari layar PC yang digunakannya pada saat ujian.
 Meski malu-malu mengatakannya, Leekim cerita juga mengapa ia sengaja membawa kacamata hitam dari rumah dan memakainya saat mengerjakan soal ujian.
 1. Punya Kelainan Mata
Tidak serta merta Leekim memakai kacamata hitam saat melakukan ujian pada Senin (1/4) lalu. Kepada HAI dia mengungkap bahwa belakangan ia mengalami kelainan di indera penglihatannya.
 "Nggak bisa bener-bener lihat yang silau, kalo ada blitz juga nggak bisa," kata cewek berkerudung itu Rabu (3/4/2019) siang.
 Dia bercerita pada beberapa waktu lalu, salah satu bagian penting di kepalanya terkena radiasi alat telekomunikasi. Dokter yang ditemuinya bilang, efek radiasi itu memengaruhi penglihatannya.
 Tanpa mau menyebutkan apa yang dideritanya, ia mengaku, semua itu terjadi karena dia sering meletakan hp di dekat kepalanya saat tidur. Makanya, gangguan itu kerap datang apalagi kalo cahaya layar hp begitu terang.
 "Setelah dikasih obat seabrek, sekarang gangguan itu udah nggak ada lagi. Obatnya manjur. Karena itu, kalo udah lama banget kena layar hp, aku langsung jauhin. Kayaknya hp tuh virus," terang Leekim lagi.
 Wajar saat ujian menuntutnya untuk berlama-lama di layar komputer, ia memutuskan untuk menghalau cahaya dengan senjata kacamata hitamnya.
 2. Sudah latihan tetap silau
 Sebelum UNBK digelar, Leekim mengikuti simulasi ujian menggunakan komputer di sekolahnya. Dari pengalamannya itu, dia mulai nggak nyaman dengan pengaturan cahaya layar yang dihadapinya.
"Sebenernya itu bener-bener emang udah punya rencana (pakai kacamata) sejak simulasi," jelasnya.
 Guru bagian teknis mencoba menyiasatinya dengan meminjamkan laptop sekolah kepadanya. Sayang saat simulasi berikutnya dan hari ujian tiba, semua siswa wajib menggunakan komputer yang telah disediakan berdasarkan nomor absen.
 Karena itu, Leekim kebagian komputer yang sama saat ia mengikuti simulasi waktu itu.
 3. Dapat Izin dari Panitia Ujian
 Pengaturan brightness yang sulit disesuaikan dengan kondisi matanya itu membuat Leekim berinisiatif membawa kacamata hitam sebagai penangkal silau. Tentu yang dilakukannya tidak ilegal bahkan didukung oleh guru.
 "Itu juga dah dapet persetujuan dari guru juga. Saya sebelumnya juga izin ke guru yang bagian teknis gitu dan boleh," terangnya.
 4. Bakal tetap pakai kacamara sampai ujian kelar
 Bukan untuk gaya-gayaan, memakai kacamata hitam ini dilakukan Leekim untuk membantu kenyamanan ujian.
 Meski aksinya mengundang salfok bagi teman-teman seruangan, ia bakal tetap melanjutkan usahanya tersebut.
 "Enggak lah nggak apa'apa tanggung banget dua mapel lagi. Saya bakal tetep pake kacamata, emang sebenarnya nyaman banget loh kak," tegasnya.
 5. Fokus ke Ujian Aja
 Soal teman-teman yang salfok, saran Leekim tetap fokus ke soal ujian saja.
 "Sebenernya biasa aja temen-temen juga b aja paling ketawa, tapi ya aku enjoy aja orang nyaman kok lagian mereka kan ujian ngeliat soal bukan ngeliat aku," bener juga kata calon mahasiswa komunikasi ini.
Editor: khamelia
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved