Uniknya Gobustan, Tanah Kuno Tempat Batu Bernyanyi

Ada satu tempat di Negara Azerbaijan yang mendapat julukan sebagai “Tanah Sungai Kering”.

Uniknya Gobustan, Tanah Kuno Tempat Batu Bernyanyi
Shutterstock
Petroglif di Gobustan, Azerbaijan. 

BANGKAPOS.COM – Ada satu tempat di Negara Azerbaijan yang mendapat julukan sebagai “Tanah Sungai Kering”. Tempat itu sekarang ini ada di Gobustan. Namun, sekitar 40.000 tahun yang lalu, wilayah ini kaya, hijau, dan berhutan lebat.

Usai zaman es, masyarakat masa lalu di sini berburu rusa dan kambing. Mereka juga memanen makanan dari padang rumput sabana dan berlayar di Laut Kaspia.

Di tempat yang merupakan salah satu awal peradaban manusia ini, orang-orang dari timur dan barat bertemu lalu menetap di serangkaian gua batu kapur dari generasi ke generasi hingga sekitar abad 20.

Kini peninggalan gua berbatu ini (sekitar 20) tersebar di tiga bukit yang berada di pusat Cagar Negara Bagian Gobustan. Ini merupaka museum outdoor unik seluas 537 hektar yang lengkap dengan visitor center nan canggih.

Peninggalan sejarah tidak hanya gua. Ada lebih dari 6.000 pahatan batu di dataran tinggi berbatuan kapur semi gurun ini. Pahatan itu dikenal sebagai petroglif.

Bentuk Seni Kuno

Dilansir dari CNN Travel, petroglif adalah seni peradaban manusia paling kuno. Tempat ini selama ribuan tahun selain menjadi tempat tinggal juga merupakan tempat suci agama.

Dahulu, di sini dilakukan ritual dan upacara magis. Dilakukan pula pemujaan terhadap leluhur dan gunung-gunung. Terdapat ukiran di batu yang menggambarkan prajurit, wanita bertato, lembu, rusa, kambing, adegan memancing, dan ritual pengorbanan.

Meski dulunya merupakan pusat peradaban manusia, kini bentang alamnya tak lagi bisa dikenali karena perubahan iklim. Hal itu juga membuat flora dan fauna asli turut menghilang.

Halaman
12
Editor: tidakada016
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved