Berita Pangkalpinang

Harga Bawang Merah Tembus Rp 48.000/Kg

Harga bawang merah di beberapa pasar di Pangkalpinang mengalami lonjakan yang cukup drastis sejak sepekan terakhir.

Harga Bawang Merah Tembus Rp 48.000/Kg
Bangkapos.com/Krisyanidayati
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Sunardi 

BANGKAPOS.COM-- Harga bawang merah di beberapa pasar di Pangkalpinang mengalami lonjakan yang cukup drastis sejak sepekan terakhir. Harga bumbu dapur ini tembus Rp 48.000/kg dari harga normal yang berkisar Rp 28.000 hingga Rp 35.000.

Harga ini bervariasi, pantauan Bangka Pos ke Pasar Jalan Irian bawang merah dijual dengan harga berkisar antara Rp46.000/Rp 48.000/kg. Sedangkan di Pasar Pembangunan Pangkalpinang berkisar antara Rp 44.000 hingga 48.000/kg untuk pembelian eceran.

Pedagang yang ditemui di Pasar Irian, menyebutkan harga ini lantaran harga dari tempat membelinya tinggi. Sehingga, mau tidak menjual ke konsumen harga tinggi.

"Musim hujan memang bawang mahal, mungkin karena banyak yang gagal panen. Kami ngambil tinggi juga soalnya, ni lah seminggu naik terus, ni pasti naik agik kelak deket ruahan permintaan juga banyak," katanya, Jum'at (5/4/2019).

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Sunardi menyebutkan memang ada lonjakan harga yang terpantau pihaknya. Hal ini karena tingginya permintaan dan juga hari besar keagamaan.

"Memang ada kenaikan harga, ini karena permintaannya meningkat. Ada beberapa hari besar keagaamaan kemarin Isra' Mi'raj, kemudian ceng beng," kata Sunardi Jum'at (5/4/2019).

Tak hanya bawang merah yang mengalami kenaikan, namun juga komoditi hortikultura lainnya seperti bawang putih, cabai merah dan cabang keriting.

"Kenaikannya masih terbilang wajar, cuma bawang merah yang agak tinggi. Mungkin karena musim hujan ini banyak yang gagal panen, dari segi distribusi kita juga sudah minta KSOP untuk memprioritaskan kebutuhan pokok dan sembako, apalagi ini menjelang puasa," katanya.

Sunardi memastikan ketersediaan stok mencukupi, ia membeberkan untuk stok bawang merah sebanyak 41 ton, bawang putih 28 ton, cabai keriting 38 ton.

"Kalau komoditas holtikultura ini didatangkan secara kontinue, 2-3 hari datang lagi," katanya.

Disinggung persiapan jelang puasa, Sunardi menyebutkan pihaknya berupaya untuk memantau agar tidak terjadi lonjakan harga, dan memastikan ketersediaan stok dan jalur distribusi.

"Nanti juga akan ada operasi pasar dan pasar murah, kemudian dari Bulog untuk beras ada operasi pasar cadangan terbuka," katanya. (Bangkapos.com/Krisyanidayati).

Penulis: krisyanidayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved