Berita Pangkalpinang

Ahmadi Sopyan Upayakan Sentra Galeri UMKM untuk Tingkatkan Penjualan Produk Lokal

Provinsi Babel memiliki produk lokal yang sangat beragam, dari segi kuliner, hasil kerajinan tangan, kebudayaan,dan kesenian.

Ahmadi Sopyan Upayakan Sentra Galeri UMKM untuk Tingkatkan Penjualan Produk Lokal
Ist
Ahmadi Sopyan upayakan Sentra Galeri UMKM untuk penjualan produk lokal 

BANGKAPOS.COM-- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memiliki produk lokal yang sangat beragam, dari segi kuliner, hasil kerajinan tangan, kebudayaan, dan kesenian.

Namun, kearifan lokal yang sangat kaya ini belum ditampilkan dan diwadahi dengan baik sehingga karakter khas daerah Babel tidak tampak terlalu menonjol.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Calon Anggota DPR RI Dapil Provinsi Bangka Belitung (Babel Nomor) Urut 3 Partai Gerindra, Ahmadi Sopyan mengungkapkan pelaku UMKM perlu diberikan tempat untuk mempromosikan produk dan karyanya.

Ragamnya produk lokal ini disebut mampu meningkatkan industri pariwisata Babel.

"Harus ada galeri produk lokal yang dibangun secara berserikat dan bersamaan atau diberikan tempat oleh pemerintah. Tempat itu untuk menampilkan dan menjual produk-produk lokal," jelas Ahmadi Sopyan di Pangkalpinang, Sabtu (6/4/2019).

Selain itu, Ahmadi menyampaikan bahwa wisatawan juga tertarik mengetahui proses pembuatan produk khas Bangka Belitung.

Pengembangan wisata edukasi ini terinspirasi dari batik, yang melibatkan pengunjung untuk ikut mencanting melukis batik di kain.

Untuk mewujudkan itu, maka sentra produk UMKM ini, dikatakan Ahmadi bisa dimulai dari tingkat desa.

"Ada tiga aspek yang selalu menjadi daya tarik para turis dan wisatawan terhadap produk khas suatu daerah wisara, yaitu what to see, what to do, dan what to buy. Artinya, apa yang mereka lihat, bagaimana proses pembuatannya hingga proses pengemasan, dan apa saja yang bisa dibeli untuk dibawa pulang sebagai cinderamata," jelas Ahmadi.

"Maka dari itu, harus ada pemusatan tempat produk khas daerah dibuat sehingga kampung itu bisa dijadikan salah satu destinasi wisata dengan ciri khas produk lokalnya. Dengan sendirinya, ini akan membuat setiap kampung berhasil secara ekonomi," sarannya.

Lebih lanjut, Ahmadi mengatakan, bahwa produk lokal khas Babel harus ditargetkan menembus pasar yang lebih luas. Ahmadi juga ingin produk-produk UMKM bisa masuk ke pasar modern.

"Kita berharap keberadaan pasar swalayan dan minimarket itu menjadi tempat masyarakat untuk menjual produk usahanya. Harus ada sekian persen produk lokal yang terjual di tempat itu," tandasnya. (Bangkapos.com/Nurhayati).

Penulis: nurhayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved