Cina Diduga Gunakan Diplomasi Jebakan Utang Agar Bisa Bangun Pangkalan Militer

Cina Diduga Gunakan Diplomasi Jebakan Utang Agar Bisa Bangun Pangkalan Militer

DPA/DW
Militer China telah menggunakan para nelayannya menjadi milisi dan mata-mata di Laut China Selatan. 

Cina Diduga Gunakan Diplomasi Jebakan Utang Agar Bisa Bangun Pangkalan Militer

BANGKAPOS.COM--Cina disinyalir melancarkan diplomasi jebakan utang pada negara-negara kecil dunia ketiga. Sehingga jika mereka menunggak utang maka dipaksa menyerahkan aset atau izinkan Cina bangun pangkalan militer

China sedang menjajah negara-negara lebih kecil dengan meminjamkan sejumlah besar uang yang tidak akan sanggup mereka dibayar.

Cina dituduh memanfaatkan pinjaman besar-besaran agar dapat merebut aset dan membangun pangkalan militer di negara kecil dunia ketiga.

Negara-negara berkembang mulai dari Pakistan hingga Djibouti, dari Maladewa hingga Fiji, semua berutang besar ke Cina.

Bukan sekadar perkiraan, dilansir dari The Sun, nyatanya memang sudah ada negara yang menunggak hutang dan dipaksa untuk menyerahkan kendali aset negaranya atau harus mengizinkan Cina untuk mempunyai pangkalan militer di negara tersebut.

Ada yang menyebutnya diplomasi jebakan utang atau "kolonialisme utang."

Mereka menawarkan pinjaman bagi negara-negara yang tidak mampu membayar, dan kemudian menuntut konsesi ketika mereka gagal.

Salah satu yang harus menanggung konsesi ini adalah Sri Lanka.

Tahun lalu Sri Lanka menyerahkan pelabuhan ke perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah China dengan sewa 99 tahun.

Halaman
1234
Editor: Zulkodri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved