Berita Pangkalpinang

Jika Terdesak Waktu, KPU Babel Siap Jemput Surat Suara Penganti yang Rusak ke Makasar

KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mengumpulkan hasil rekapan surat suara yang rusak ke Biro Logistik KPU RI

Jika Terdesak Waktu, KPU Babel Siap Jemput Surat Suara Penganti yang Rusak ke Makasar
Muhammad Rizki
Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung Davitri 

BANGKAPOS.COM-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  sudah mengumpulkan hasil rekapan surat suara yang rusak ke Biro Logistik KPU RI yang akan digunakan tanggal 1 April 2019, untuk dicetak ulang dan dikirim kembali sebagai ganti surat suara yang rusak.

Menurut Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung Davitri,  surat suara tersebut sudah dilakukan proses percetakan oleh KPU RI, dan tinggal menunggu kabar untuk dikirim ke Bangka Belitung.

"Suarat suara tersebut sudah dilakukan percetakan, tinggal menunggu kabar pengiriman," kata Davitri kepada bangkapos.com, Sabtu (6/4/2019) diruang kerjanya.

Berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari Biro Logistik KPU RI, jika surat suara pengganti tersebut sudah selesai dan waktu sudah sangat mendesak, pihak KPU Provinsi bersama BAWASLU (Badan Pengawas Pemilu), dan pihak kepolisian akan menjemput langsung surat suara tersebut ke tempat percetakannya di Makasar.

"Jika waktunya mendesak, kita bersama bawaslu dan pihak kepolisin diminta untuk melakukan penjemputan, jika memungkinkan," kata Davitri.

Terkait putusan Mahkamah Konstitusi  (MK) yang memperpanjang jadwal perpindahan pemilih DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) menjadi H-7 pencoblosan. Davitri mengaku akan tetap melayani para pemilih DPTb untuk memproses perpindahan memilih mereka.

Terkait penambahan surat suara setelah putusan MK, Davitri mengakui jika tidak dimungkinkan  untuk melakukan penambahan. Jadi untuk mensiasati hal tersebut, KPU akan menggunakan cadangan surat suara sebanyak 2 persen di masing-masing TPS.

Ia mengatakan jika KPU sudah mendapatkan gambaran jumlah penambahan surat suara melalui data pemilihan DPTb tahap I dan tahap II, dan menurutnya melalui data tersebut, KPU Bangka Belitung menyakini masih dapat mengakomodir penambahan surat suara tersebut.

Davitri menambahkan akan kembali melakukan pemetaan saat pembagian form C6 kepada pemilih, dimana pada saat proses pembagian C6 ternyata ada form C6 yang dikembalikan.

Pengembalian form C6 tersebut bisa dikarenakan beberapa hal, contohnya pemilih tersebut sudah meninggal dunia atau pindah domisili, sehingga surat suara tersebut masih berada di TPS semula, sehingga perlu diadakannya pemetaan kembali.

Namun KPU Bangka Belitung tetap optimis jika pemilih DPTb tambahan H-7 tersebut tidak terlalu banyak sehingga dapat di cover dengan surat cadangan dua persen di masibg-masing TPS. (Bangkapos/Muhammad Rizki)

Caption : Davitri Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved