Lion Air Jatuh

Usai Akui Kesalahan MCAS Pesawat, Bos Boeing Ungkap Soal Tanggung Jawab dan Keberlanjutan 737 MAX

Usai Akui Kesalahan MCAS Pesawat, Bos Boeing Ungkap Soal Tanggung Jawab dan Keberlanjutan 737 MAX

Usai Akui Kesalahan MCAS Pesawat, Bos Boeing Ungkap Soal Tanggung Jawab dan Keberlanjutan 737 MAX
kolase pegi pegi/abc
ilustrasi black box di pesawat Lion Air JT 610 

Dalam laporan awal tersebut digambarkan bagaimana pilot mengatakan "pull up" sebanyak tiga kali kepada co-pilotnya untuk mengangkat hidung pesawat.

Kedua pilot berupaya untuk mengangkat hidung pesawat untuk menjaga agar pesawat bisa tetap terbang, namun mereka tidak mampu mengendalikan kontrol pesawat.

Sistem anti-stall yang terpasang dalam Boeing 737 Max-8 justru menarik hidung pesawat ke bawah selama empat kali dalam penerbangan tersebut.

Akhirnya, setelah pilot memutuskan untuk kembali ke Bandara Addis Ababa, sistem otomatis tersebut membuat pesawat menukik turun yang sulit untuk dikendalikan dan akhirnya jatuh ke bawah.

Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 157 orang meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Laporan mengenai kecelakaan Ethiopian Airlines tersebut tidak secara khusus menyebutkan sistem anti-stall pesawat Max 8 atau disebut Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) yang diduga berkontribusi pada kecelakaan Lion Air.

Namun temuan dalam laporan tersebut membuka kemungkinan sistem MCASlah yang menarik pesawat turun karena dipicu oleh kesalahan pembacaan sensor pesawat.

Boeing saat ini tengah berupaya untuk mengubah sistem perangkat lunak dalam pesawat 737 Max-8nya. Perusahaan pun mengakui adanya kesamaan pola kecelakaan sekaligus peran MCAS dalam kedua kecelakaan tersebut.

"Laporan awal berisi informasi perekam data penerbangan yang mengindikasikan pesawat memiliki sudut input sensor serangan yang keliru yang mengaktifkan fungsi MCAS selama penerbangan, seperti saat penerbangan Lion Air 610," jelas Boeing dalam pernyataan yang dirilis Kamis (4/4/2019).

"Untuk memastikan aktivasi MCAS yang tidak diinginkan tidak akan terjadi lagi, Boeing telah mengembangkan dan berencana untuk merilis pembaruan perangkat lunak untuk MCAS dan program pelatihan pilot komprehensif yang terkait dan program pendidikan tambahan untuk 737 Max," tulis Boeing,

Halaman
1234
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved