Kronologi Siswa Bunuh Diri Gegara Dilarang Main PUBG, Disuruh Belajar Bahasa Inggris Malah Main Game

Kronologi Siswa Bunuh Diri Gegara Dilarang Main PUBG, Disuruh Belajar Bahasa Inggris Malah Main Game

Kronologi Siswa Bunuh Diri Gegara Dilarang Main PUBG, Disuruh Belajar Bahasa Inggris Malah Main Game
infokomputer
Ada 113 Miliar Aplikasi Diunduh Tahun ini, Paling Banyak Game Mobile. Salah satunya PUBG 

BANGKAPOS.COM -- Gegara dimarahi bermain PUBG, seorang anak laki-laki bunuh diri. Bagaimana itu bisa terjadi?

Game Battlegrounds PlayerUnknown atau yang disingkat PUBG saat ini sedang digandrungi masyarakat terutama anak-anak dan muda-mudi.

Namun sejumlah pihak mempersoalkan game tersebut yang dianggap mempertontonkan kekerasan. Bahkan di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat kajian apakah perlu memberikan fatwa pada game tyersebut.

Di India, game tersebut saat ini sedang menjadi sorotan. Kejadian bunuh diri seorang anak laki-laki minggu ini di India selatan setelah ibunya memarahinya karena memainkan game online populer telah memicu debat nasional tentang apakah permainan itu harus dilarang.

Menerjemahkan artikel wcyb.com, ayah bocah 16 tahun itu menuntut larangan Battlegrounds PlayerUnknown, yang dikenal dengan singkatan PUBG, setelah putranya gantung diri dari kipas langit-langit di rumah mereka di Hyderabad setelah ditegur karena membuang-buang waktu online daripada belajar untuk ujian bahasa Inggris, menurut Laporan berita India.

Di jantung konflik di India adalah norma budaya: Orang tua berharap anak-anak mereka, banyak di antaranya hidup bersama mereka sampai dewasa, untuk berkonsentrasi pada kegiatan akademik dan profesional.

Dan pendukung larangan mengatakan permainan bisa menjadi gangguan mematikan. Pada bulan Maret, dua pria berusia dua puluhan yang bermain game di ponsel mereka di dekat rel kereta api di negara bagian Maharasthra tewas oleh kereta yang melaju, lapor kantor berita Press Trust of India.

PUBG adalah permainan bertahan hidup yang dikembangkan oleh perusahaan Korea Selatan di mana para pemain dijatuhkan ke sebuah pulau dan harus saling menghilangkan. Sejak diluncurkan pada tahun 2017, ia telah mengumpulkan banyak pengikut global di seluruh PC, konsol dan platform seluler. Pada Desember lalu, itu memiliki 200 juta unduhan seluler saja.

Beberapa kota di negara bagian Gujarat, India tengah, telah melarang permainan itu, dengan alasan kekhawatiran hal itu membuat para pemain lebih keras dan mengganggu siswa dari tugas sekolah mereka. Sejak itu, dua lusin anak muda di seluruh Gujarat telah ditangkap karena melanggar larangan tersebut.

Sebuah gerakan menentang PUBG di Gujarat dimulai pada Januari, ketika departemen pendidikan publik negara bagian itu memerintahkan sekolah-sekolah untuk melakukan moratorium permainan itu hingga 30 April, akhir tahun akademik.

Halaman
123
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved