Lion Air Jatuh

Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh Tewaskan Banyak Penumpang, Bos Boeing Bongkar Fakta Ini dan Minta Maaf

Sementara ini, dugaan penyebab jatuhnya pesawat Lion Air JT610 dan Ethiopian Airlines penerbangan 302 terbongkar.

Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh Tewaskan Banyak Penumpang, Bos Boeing Bongkar Fakta Ini dan Minta Maaf
KOMPAS.com/YOGA SUKMANA
Ilustrasi foto Lion Air JT 610 

Boeing saat ini tengah berupaya untuk mengubah sistem perangkat lunak dalam pesawat 737 Max-8nya. Perusahaan pun mengakui adanya kesamaan pola kecelakaan sekaligus peran MCAS dalam kedua kecelakaan tersebut.

"Laporan awal berisi informasi perekam data penerbangan yang mengindikasikan pesawat memiliki sudut input sensor serangan yang keliru yang mengaktifkan fungsi MCAS selama penerbangan, seperti saat penerbangan Lion Air 610," jelas Boeing dalam pernyataan yang dirilis Kamis (4/4/2019).

"Untuk memastikan aktivasi MCAS yang tidak diinginkan tidak akan terjadi lagi, Boeing telah mengembangkan dan berencana untuk merilis pembaruan perangkat lunak untuk MCAS dan program pelatihan pilot komprehensif yang terkait dan program pendidikan tambahan untuk 737 Max," tulis Boeing,

Sementara Muilenberg dalam pernyataan maafnya mengatakan bahwa sebagian besar kecelakaan dalam industri pesawat berawal dari rangkaian peristiwa, dan Boeing tengah berupaya untuk memutus rantai dari dua kecelakaan yang sudah terjadi. "Adalah tanggung jawab kita untuk menghilangkan risiko ini," katanya.

"Kami memilikinya dan kami tahu bagaimana melakukannya," ujar Muilenberg.

Berikut pernyataan Boeing yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia melalui Google Translate:

Kami di Boeing menyesal atas nyawa yang hilang dalam kecelakaan 737 MAX baru-baru ini. Tragedi-tragedi ini terus membebani hati dan pikiran kita, dan kita menyampaikan simpati kepada orang-orang yang dicintai para penumpang dan kru di atas pesawat Lion Air Flight 610 dan Ethiopian Airlines Penerbangan 302. Kita semua merasakan betapa besarnya peristiwa-peristiwa ini di perusahaan kita dan mengenali kehancuran keluarga dan teman-teman orang-orang terkasih yang tewas.

Rincian lengkap dari apa yang terjadi dalam dua kecelakaan akan dikeluarkan oleh otoritas pemerintah dalam laporan akhir, tetapi, dengan dirilisnya laporan awal investigasi kecelakaan Penerbangan Ethiopian Airlines 302, jelas bahwa di kedua penerbangan tersebut Augmentasi Karakteristik Manuver Sistem, yang dikenal sebagai MCAS, diaktifkan sebagai respons terhadap informasi serangan sudut yang keliru.

Sejarah industri kami menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh serangkaian peristiwa. Lagi-lagi ini yang terjadi di sini, dan kami tahu kami dapat memutus salah satu mata rantai itu dalam dua kecelakaan ini. Seperti yang dikatakan pilot, aktivasi salah fungsi MCAS dapat menambah lingkungan kerja yang sudah tinggi. Adalah tanggung jawab kita untuk menghilangkan risiko ini. Kami memilikinya dan kami tahu cara melakukannya.

Dari hari-hari segera setelah kecelakaan Lion Air, kami memiliki tim insinyur dan pakar teknis terbaik kami yang bekerja tanpa lelah bekerja sama dengan Administrasi Penerbangan Federal dan pelanggan kami untuk menyelesaikan dan mengimplementasikan pembaruan perangkat lunak yang akan memastikan kecelakaan seperti Lion Air. Penerbangan 610 dan Ethiopian Airlines Penerbangan 302 tidak pernah terjadi lagi.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved