Berita Pangkalpinang

20 Persen Pelanggan PDAM Tirta Pinang yang Menunggak di Atas 3 Bulan Sudah Ditertibkan

Diharapkannya, para pelanggan yang sudah mendapatkan pelayanan dari PDAM agar juga mengetahui kewajibannya untuk membayar rekening air.

20 Persen Pelanggan PDAM Tirta Pinang yang Menunggak di Atas 3 Bulan Sudah Ditertibkan
Bangka Pos/Edwardi
Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota pangkalpinang, Zuniar Nangtjik. 

BANGKAPOS.COM  -- Sekitar 20 persen atau 100 lebih dari 500 lebih pelanggan Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang yang memiliki tunggakan rekening air lebih dari 3 bulan sudah dilakukan tindakan tegas oleh petugas dalam kegiatan penertiban yang berlangsung hampir satu bulan ini.

Sekitar 15 persen pelanggan menunggak langsung melakukan pelunasan saat didatangi petugas, sedangkan 5 persen lagi terpaksa dilakukan tindakan tegas dengan pemutusan sambungan air.

Hal ini diungkapkan Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota pangkalpinang, Zuniar Nangtjik kepada Bangkapos com, Senin (08/04/2019) di kantornya.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalkan jumlah pelanggan yang tidak membayar rekening air lebih dari 3 bulan, dan kegiatan ini terus kita laksanakan sampai saat ini," kata Zuniar.

Diharapkannya, para pelanggan yang sudah mendapatkan pelayanan dari PDAM agar juga mengetahui kewajibannya untuk membayar rekening air.

"Kita juga sudah membuat spanduk imbauan kepada para pelanggan untuk dipasang di tujuh kecamatan agar para pelanggan membayar rekening airnya lebih luas lagi," ujarnya.

Para pelanggan air PDAM saat ini bisa membayar rekening air selain di Kantor PDAM, PT POS Indonesia dan Bank Sumsel Babel.

"Kita saat ini menggalakan sistem pembayaran gerakan non tunai (GNT) dengan bekerja sama Bank Sumsel Babel. Ke depan semua pelanggan PDAM bisa membayarkan rekening airnya ke Bank Sumsel Babel bisa lewat e-banking ataupun datang ke kantor-kantor Bank Sumsel Babel yang tersebar di Kota Pangkalpinang," harapnya.

Pembayaran rekening air lewat Bank Sumsel Babel ini hanya untuk pelanggan yang menunggak maksimal 3 bulan saja, bila pelanggan yang menunggak di atas 3 bulan maka pembayarannya langsung ke kantor PDAM Tirta Pinang, karena ada ketentuan denda dan batas waktu bayar sebab yang menunggak lebih dari 3 bulan masuk daftar pemutusan pelanggan.

"Menghadapi bulan puasa nanti, kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan tapi mereka juga harus memenuhi kewajiban setiap bulannya," harapnya.

Diakuinya PDAM saat ini terus berbenah diri, apalagi Walikota Pangkalpinang Molen sangat mendukung dan antusias membantu dan membimbing, serta memberikan investasi agar masyarakat Kota Pangkalpinang bisa mendapatkan pelayanan air bersih yang layak untuk air minum.

"Kita saat ini dapat support yang baik dari Pak Walikota, contohnya pagi ini saya dapat pesan WA dari pak wali, ada mantan pelanggan yang ingin mendapatkan kembali pelayanan dari PDAM bagaimana caranya. Pesan ini akan segera kita tanggapi agar masyarakat yang membutuhkan layanan air bersih bisa menikmatinya," jelasnya.

(BANGKAPOS/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved