Kriminalitas

Beralasan Ingin Jadikan Anak Angkatnya di Bekasi, Ternyata Paman Setubuhi Ponakan Kelas 1 SD

Diperkirakan sudah belasan kali Sp melakukan tindakan Asusila terhadap sebut saja Bunga (8) yang duduk di kelas 1 SD.

Beralasan Ingin Jadikan Anak Angkatnya di Bekasi, Ternyata Paman Setubuhi Ponakan Kelas 1 SD
bangkapos/deddy marjaya
Tersangka Sp pelaku pencabulan anak angkat saat konfrensi pers di Polda Kepulauan Bangka Belitung Senin (8/4/2019).deddy marjaya 

BANGKAPOS.COM  -- Sp (58) melakukan perbuatan asusila terhadap anak angkatnya yang merupakan keponakannya sendiri. Diperkirakan sudah belasan kali Sp melakukan tindakan Asusila terhadap sebut saja Bunga (8) yang duduk di kelas 1 SD.

Kejadian tersebut terjadi dikediamam Sp di Bekasi Jawa Barat. Kasus ini terungkap setelah Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung bersama Subdit PPA Dirkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penyelidikan.

"Pengungkapan ini dilakukan oleh Subdit PPA Dit Resrimum bersama KPAD tersangka berhasil kita bekuk," kata Kabid Humas AKBP Maladi saar konfrensi pers Senin (8/4/2019)

Dalam konferensi pers yang menghadirkan tersangka Sp tersebut juga dihadiri oleh Kasubdit PPA Kompol Bronto, Ketua KPAD Sapta Qodori.

Awalnya tahun lalu Sp yang tinggal di Bekasi meminta izin kepada adiknya di Bangka agar Bunga sang anak diangkat dan diasuhnya. Melihat niat baik Sp tersebut Bunga pun diserahkan.

Entah setan apa yang merasuki Sp awalnya saat Bunga sudah tinggal bersamanya di Bekasi Sp mulai menunjukkan perbuatan tidak senonoh. Sp kerap menciumi Bunga bahkan dibagian bibirnya kepada bocah yang duduk di kelas 1 SD.

Saat Sp usai mandi menggunakan handuk mendatangi Bunga di dalam kamar dan memaksa anak tersebut berhubungan badan. Tangisan kesakitan Bunga tak dihiraukan Sp.

Kejadian seperti itu terus terjadi dan terus terulang hingga suatu ketika Bunga diajak Sp pulang ke Bangka namun saat Bunga diajak pulang ke Bekasi menolak. Kepada ibunya Bunga hanya berkata bahawa Sp jahat.

Selanjutnya Bunga pindah sekolah ke Bangka dan tinggal bersama ibunya. Tenyata Sp berkeras dan terus berusaha membawa Bunga. Hal ini mengundang kecurigaan akhirnya Bunga menceritakan satu persatu kelakuan Sp.

Pihak KPAD yang mendapatkan info selanjutnya melakukan pengecekan dan penyelidikan yang kemudian diinformasikan kepada Subdit PPA Dit Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved