Berita Pangkalpinang

Dari Lawatan Sejarah, Karya Ilmiah Pelajar SMP Pangkalpinang Rencananya akan Dibukukan

Eti menuturkan setiap sekolah dihimbau untuk mengirimkan peserta dalam kegiatan lawatan sejarah maupun untuk membuat karya ilmiah.

Dari Lawatan Sejarah, Karya Ilmiah Pelajar SMP Pangkalpinang Rencananya akan Dibukukan
Bangka Pos/Irakurniati
Siswa SMP di Pangkalpinang ikuti lawatan sejarah, Senin (8/4/2019) 

BANGKAPOS.COM - Sebanyak 60 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pangkalpinang mengikuti kegiatan lawatan sejarah yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Senin (8/4/2019).

Para siswa ini merupakan perwakilan sekolah yang diutus untuk mengikuti lawatan sejarah dengan mengusung tema "nata" jejak peninggalan sejarah di Pulau Bangka. Puluhan anak ini berkesempatan lawatan di Benteng dan wisma di Toboali, dan Yayasan Sentosa (Pekuburan China) di Pangkalpinang.

Kepala Dindikbud, Eti Fahriaty, menuturkan agenda rutin tahunan ini diadakan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat melalui generasi muda mengenai makna sejarah di Pulau Bangka. Setelah melaksanakan lawatan, peserta disuruh membuat sebuah karya ilmiah dari hasil perjalanan tersebut.

Eti menuturkan setiap sekolah dihimbau untuk mengirimkan peserta dalam kegiatan lawatan sejarah maupun untuk membuat karya ilmiah.

"Kami himbau sekolah-sekolah mengirimkan peserta. Jangan sampai tidak ngirim karena takut untuk membuat karya ilmiah. Itu sayang sekali. Ini juga sekaligus untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat melalui apa yang disampaikan anak-anak ini dalam sebuah tulisan berkenaan dengan sejarah kita." tutur Eti.

Sementara, kasi sejarah dan tradisi bidang kebudayaan, Sukarmi menuturkan dari 60 peserta yang membuat karya ilmiah akan diambil empat orang terbaik dalam penulisan. Kemudian dipilih lagi tiga terbaik untuk mendapatkan hadiah tropy dan uang pembinaan. Tulisan ini akan dinilai oleh pengawas, pamong budaya dan dinas pariwisata.

Dia menyebut, tiga tulisan terbaik itu rencananya akan dimuatkan dalam sebuah buku yang nantinya akan dikirim ke direktorat sejarah.

"Setelah mereka presentasi, tiga terbaik akan mendapatkan hadiah. Rencananya akan dimuatkan dalam sebuah buku. Buku nya nanti tetap ada untuk mereka sebagai arsip, nanti ada juga untuk dinas kami dan dikirim ke direktorat sejarah." kata Sukarmi.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved