Kriminal

Hakim Vonis Direktur PT Indorec Sejahtera Lima Bulan Penjara

Direktur PT Indorec Sejahtera, Hon Aprianto alias Antoni akhirnya divonis kurungan penjara selama lima bulan.

Hakim Vonis Direktur PT Indorec Sejahtera Lima Bulan  Penjara
Bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Direktur PT Indorec Sejahtera, Hon Aprianto alias Antoni (baju hitam) saat digiring petugas saat usai menghadiri sidang putusan perkaranya. Antoni (terdakwa) oleh majelis hakim divonis lima bulan kurungan 

BANGKAPOS.COM-- Direktur PT Indorec Sejahtera, Hon Aprianto alias Antoni akhirnya divonis kurungan penjara selama lima bulan.

Selain itu terdakwa Antoni dikenakan wajib membayar denda sebesar Rp 15 juta dan ditambah sanksi subsider kurungan penjara selama tiga bulan.

Vonis tersebut berdasarkan hasil putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB diketuai oleh Corry Oktarina SH MH selaku pimpinan sidang bersama dua orang anggota majelis hakim lainnya, Iwan Gunawan SH MH & Hotma EP Sipahutar SH MH, yang digelar, Senin (8/4/2019) di gedung pengadilan setempat.

Putusan sidang perkara mineral tambang hingga menjerat pimpinan PT Indorec Sejahtera Antoni justru lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) asal Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel) yakni tuntutan enam bulan kurungan penjara, denda Rp 5 juta dan sanksi subsider 3 (tiga) bulan kurungan penjara.

"Apakah saudara (terdakwa Antoni -- red) menerima putusan tersebut atau pikir-pikir," kata Corry Oktarina SH MH selaku pimpinan sidang saat itu.

Mendengar pertanyaan ketua majelis hakim saat itu, terdakwa (Antoni) terlihat tanpa didampingi pengacaranya seketika cuma diam sejenak sambil menundukan kepalanya di hadapan majelis hakim yang menyidang perkaranya saat itu.

"Saya pikir-pikir dulu," jawab Antoni singkat di hadapan majelis hakim.

Sebelumnya, berkas perkara Antoni sendiri sempat dibacakan oleh seorang majelis hakim lainnya, Hotma EP Sipahutar SH MH. Sementara selaku JPU yang hadir dalam persidangan saat itu yakni Hidayanti SH.

Dalam berkas itu pun disebutkan Hotma, jika terdakwa (Antoni) selaku pimpinan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan pemurnian mineral tambang (PT Indorec Sejahtera) atau selaku pihak yang paling bertanggung jawab dinilai melanggar peraturan atau perundang-undangan yang berlaku lantaran kegiatan perusaan itu antara lain tidak memiliki ijin resmi penampunangan mineral tambang.

Selanjutnya, ketua majelis hakim pun (Corry Oktarina SH MH) seketika pun langsung menutup persidangan. Sidang putusan terhadap Antoni kali ini seperti biasa digelar di ruang sidang Tirta gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB.

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved