Hidung Lion Air JT610 Turun Naik Gara-gara Alat Ini, Boeing Minta Maaf Keluarga Korban Tak Puas

Boeing mengatakan perangkat lunak telah dimutakhirkan sehingga MCAS tak lagi berfungsi

Hidung Lion Air JT610 Turun Naik Gara-gara Alat Ini, Boeing Minta Maaf Keluarga Korban Tak Puas
Kompas.com/Istimewa
Boeing 737 MAX 8 Ethiopian Airlines 

BANGKAPOS.COM - Perusahaan Boeing untuk sementara waktu memangkas produksi model pesawat 737 yang merosot penjualannya akibat insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dan Lion Air.

Mereka akan menurunkan produksinya dari 52 pesawat menjadi 42 setiap bulannya mulai pertengahan April, demikian pernyataan resmi Boeing.

Keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas penghentian pengiriman 737 Max - model pesawat dalam dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.

Sebelumnya, Boeing telah melarang terbang seluruh armada pesawat 737 Max setelah penyelidik menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines.

Pabrikan pesawat tersebut juga merilis pemutakhiran perangkat lunak yang disebut-sebut terkait dengan jatuhnya dua pesawat dalam rentang lima bulan.

Ethiopian Airlines 737 Max jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada Maret, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya yang berjumlah 157 orang.

Jenis yang sama diterbangkan oleh maskapai Indonesia Lion Air, jatuh ke laut hanya lima bulan sebelum insiden di Ethiopia, tidak lama setelah lepas landas dari Jakarta.

Kecelakaan itu merenggut nyawa 189 orang.

Dalam kedua kasus, temuan awal mengungkapkan bahwa pilot berupaya berulang

kali mengendalikan, tetapi pesawat itu menukik tajam beberapa kali sebelum akhirnya jatuh.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved