Berita Pangkalpinang

Pemprov Jajaki Dua Jalur Penerbangan Baru dari Bali dan Surabaya

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tengah menjajaki dua jalur penerbangan khusus baru ke dan dari Bangka-Belitung.

Pemprov Jajaki Dua Jalur Penerbangan Baru dari Bali dan Surabaya
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas Pariwisata Babel, Rivai. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tengah menjajaki dua jalur penerbangan khusus baru ke dan dari Bangka-Belitung.

Kedua jalur ini adalah Surabaya-Pangkalpinang (Bangka)- Tanjungpandan (Belitung)-Surabaya dan Bali-Pangkalpinang (Bangka)-Tanjungpandan (Belitung)- Bali.

Penerbangan ini rencananya hanya akan beroperasi pada Jumat, Minggu, dan Senin. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Babel Rivai menuturkan, dua jalur khusus baru ini adalah rencana Babel pada 2020 mendatang.

Belum ada kepastian maskapai apa yang akan melayani jalur penerbangan ini nantinya. "Ini baru rencana untuk 2020," kata Kadisbudpar Babel Rivai, Senin (8/4/2019).

Dia mengatakan, satu di antara tujuan jalur baru ini adalah untuk menongkrak sektor pariwisata Babel. Karena itu, penerbangan akan melayani hari-hari tertentu saja.

"Satu di antara pertimbangannya adalah pariwisatanya. Hari-hari itu kan ada weekend, long weekend, ya harus kita siapkan, katakanlah agar wisatawan di Bali dan Surabaya bisa ke Bangka Belitung," katanya.

Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah hal untuk rencana ini. Rencana ini diharapkan juga didukung oleh pemerintah kabupaten dan kota di Babel.

"Kalau sektor pariwisata, kami dari promosinya saja. Tentunya, tidak mungkin Pemprov berdiri sendiri jika ini mau masif sukses, harus didukung tujuh kabupaten kota. Toh, kalau ada investasi, itu pasti larinya ke kabupaten kota, pariwisata juga ke kabupaten kota. Maka sebaiknya 2020 sudah jalan, maskapainya (yang mana) belum (ada kepastian), bisa apa saja," ucapnya.

Industri pariwisata di Babel memang baru saja terpukul di awal 2019 ini. Musababnya adalah tingginya harga tiket dan pemberlakuan tarif bagasi penumpang.

Tingginya harga tiket dan jalur khusus baru ini sempat disinggung Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman pada acara Musyarawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 di Ballroom Gale-Gale Restaurant, Jumat (5/4) lalu. Saat itu Erzaldi menyampaikan soal inflasi Babel yang saat ini ada di angka 3,18. Tetapi secara YoY tahun lalu, inflasi hanya 1,8.

Artinya ini menunjukkan kenaikan yang tinggi dan penyebabnya adalah melambungnya ha"Kami berharap kepada pemerintah pusat, mengingat juga kami adalah daerah pariwisata, jadi apa yang sudah dicanangkan Pak Presiden untuk menurunkan harga tiket, insyaallah ini bisa dapat terealisasi," tutur Erzaldi.

Orang nomor satu di Babel itu menyebut telah menyiapkan strategi bersama kabupaten kota untuk promosi bekerja sama dengan satu maskapai airlines. Tak disebutkan nama airlines apa yang dimaksud.

(BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved