Berita Bangka Selatan

VIDEO : Sidang Perdana Korupsi Anggaran Makan Minum di Sekretariat Pemkab Basel

Anggaran belanja untuk kepentingan makan minum tahun anggaran 2017 senilai Rp 2,4 Miliar tersebut diduga sebagian anggaran diselewengkan.

BANGKAPOS.COM  -- Dalam persidangan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran makan minum di sekretariat pemerintah daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang digelar, Senin (8/4/2019) di gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB terungkap jika anggaran belanja untuk kepentingan makan minum tahun anggaran 2017 senilai Rp 2,4 Miliar tersebut diduga sebagian anggaran diselewengkan. 

Sidang perkara tipikor ini dipimpin oleh Sri Endang Amperawati Ningsih bersama 2 orang anggotanya, Yelmi SH MH dan Erizal SH MH berlangsung di ruang sidang utama (Garuda) Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB.

Dalam berkas dakwaan yang dibacakan oleh seorang jaksa penuntut umum (JPU) asal Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Rudi Apriansyah SH didampingi rekannya Kurniawan SH menyebutkan jika anggaran makan minum di sekretariat pemerintah daerah Basel tersebut diduga sebagian anggaran itu tidak digunakan atau diduga telah terjadi penyimpangan. 

"Dalam kegiataan pengadaan barang dan jasa makan minum di sekretariat pemkab Bangka Selatan (Basel -- red) itu diduga telah terjadi penyimpangan keuangan negara hingga diperkirakan mencapai angka senilai Rp 1,689.000.000,- atau sebesar Rp 1,6 Miliar lebih," sebut JPU ini saat persidangan berlangsung. 

Dalam berkas dakwaan pun oleh JPU (Rudi Apriansyah) disebutkan pula jika terkait perkara kasus tipikor ini Suwandi (mantan Sekretaris Daerah Pemkab Basel) selaku pengguna anggaran tersebut diduga selaku pihak memerintahkan bawahannya yakni Yusuf agar merekayasa sejumlah item terkait penggunaan anggaran makan minum di sekretariat Pemkab Basel pada tahun anggaran 2017 tersebut.

"Yusup diduga telah merekayasa sejumlah item penggunaan anggaran makan minum tersebut," kata JPU di hadapan majelis hakim.

Selanjutnya, seorang penasihat hukum terdakwa (Suwandi), Tukijan Keling SH menanggapi terkait dakwaan yang dibacakan oleh JPU asal Kejaksaan Negeri Bangka Selatan saat persidangan itu.

Tukijan mengatakan jika pihaknya akan melakukan sanggahan terkait dakwaan JPU itu dalam eksepsi nanti.

"Kita akan menanggapi dakwaan pihak JPU itu nanti dalam eksepsi," kata Tukijan di hadapan majelis hakim.

Sementara pengacara terdakwa lainnya (Yusuf & Endang Krisnawati) asal Posbakum Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB justru tidak mgajukan epsepsi atas dakwaan JPU tersebut.

"Sidang akan kita agendakan lagi hari Rabu (10/4/2019) nanti," kata ketua majelis hakim menutup persidangan saat itu. 

Sekedar diketahui, tiga orang tersangka yang bakal menjalani persidangan itu masing-masing mantan Sekda Bangka Selatan Suwandi A.KS, selaku penggunaan anggaran, Kabag Umum Setda Endang Kristinawati MM dan Bendahara pengeluaran Setda Yusuf A.Md.

Penetapan ketiganya bedasarkan pemeriksaan alat bukti, saksi, surat dan keterangan ahli. Bahkan dalam perkara tipikor ini pun diduga melibatkan pula para istri pejabat daerah setempat, meski akhirnya para istri tersebut sempat pula mengembalikan sejumlah uang dugaan kerugian negara itu ke pihak Kejaksaan Negeri Bangka Selatan setelah perkara ini telah masuk dalam tahap penyidikan atau setelah ada penetapan tersangka oleh penyidik Kejaksaan setempat.

Pantauan bangkapos.com, persidangan perkara tipikor anggaran makan minum ini tak begitu ramai pengunjung. Sementara para terdakwa saat hadir di persidangan tampak menggunakan kemeja putih, sedangkan Suwandi (terdakwa) terlihat hadir di persidangan menggunakan peci putih.

(Bangkapos/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved