Berita Pangkalpinang

Dugaan Penistaan Agama di Jebus, FKUB Babel Himbau Tetap Jaga Kerukunan dan Apresiasi Polda Babel

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Babel mengeluarkan pernyataan sikap, menyusul kejadian penistaan agama yang terjadi di Jebus

Dugaan Penistaan Agama di Jebus, FKUB Babel Himbau Tetap Jaga Kerukunan dan Apresiasi Polda Babel
IST/FKUB Babel
FKUB Babel mengeluarkan pernyataan sikap terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan seorang warga, Selasa (9/4/2019). FKUB Babel mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus pada aparat Polda Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Babel mengeluarkan pernyataan sikap, menyusul kejadian penistaan agama yang terjadi di Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (9/4/2019).

Ketua FKUB Babel Subuh Wibisono mengatakan tindakan yang dilakukan oknum warga tersebut semata-mata berasal dari pribadi pelaku dan tidak terkait agama tertentu.

Untuk itu, FKUB menyerahkan penyelesaian kasus itu ke aparat kepolisian, dalam hal ini Polda Kepulauan Babel, yang sejauh ini sudah melakukan proses hukum.

"Itu tindakan pribadi yang bersangkutan. Sudah sering pemimpin antaragama di Babel bertemu, mengingatkan hal ini. Betapa kondisi masyarakat di Babel sangat kondusif, tidak ada gesekan apapun, apalagi menyangkut soal agama," kata Subuh didampingi perwakilan umat agama lain yakni Hengkie dari Budha, Pastur Marselinus Gabriel dari Katholik, SAJ Bawole agama Kristen, I Nenga Wiardisa agama Hindu, dan Tjin Muk Djie dari Kong Khu Cu.

SAJ Bawole menambahkan, agar video penistaan agama yang terlanjur beredar agar tidak disebarkan lagi.

Kepada pihak terkait terutama Diskominfo Babel, FKUB meminta agar dapat menghapus konten atau video yang diunggah di Facebook.

Berikut pernyataan FKUB Babel:

1. Mengecam dengan keras oknum yang telah melakukan penghinaan terhadap kitab suci dan ajaran Islam

2. Menegaskan bahwa perbuatan oknum yang bersangkutan adalah murni tangung jawab pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan lembaga keagamaan tertentu

3. Mengapresiasi sikap tegas penegak hukum, dalam hal ini Polri yang telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku

Halaman
123
Penulis: Alza Munzi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved