Berita Pangkalpinang

Kisah Hanun Berkebutuhan Khusus Dapat Predikat Anak Hebat dari Pusat Layanan Autis Bangka Belitung

Hanun Afriansyah lahir sebagai anak berkebutuhan khusus, pada 2015 kemarin Hanun memulai terapinya di Pusat Layanan Autis.

Kisah Hanun Berkebutuhan Khusus Dapat Predikat Anak Hebat dari Pusat Layanan Autis Bangka Belitung
Bangka Pos/Muhammad Rizki
Herlita dan Hanun saat menerima teropi Anak Hebat dari Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. 

BANGKAPOS.COM  - Tangis haru Herlita pecah saat sang anak dinobatkan sebagai Anak Hebat, dan tropi penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman pada acara peringatan Hari Autis Dunia yang diadakan oleh Pusat Layanan Autis Bangka Belitung, di rumah dinas Gubernur Bangka Belitung, pada hari Selasa (09/04/2019).

Hanun Afriansyah lahir sebagai anak berkebutuhan khusus, pada 2015 kemarin Hanun memulai terapinya di Pusat Layanan Autis.

Pada saat awal proses terapi, cukup banyak masalah yang dihadapi Hanun seperti kontak mata yang sangat sedikit, tidak mau memegang bola, tidak mau dipeluk, tidak mau dipegang, berjalan dengan menjinjit dan belum bisa bicara sehingga pemahamannya sangat minim.

Herlita mengatakan awalnya ia tidak mengetahui dan tidak melihat tanda-tanda anaknya termasuk anak yang memiliki kebutuhan khusus. Namun pada saat umur 2,5 tahun setelah menjalani terapi barulah Herlita tau  sang anak ternyata berkebutuhan khusus.

Namun dengan tekad yang kuat dan kesabaran yang ekstra dalam merawat dan mendidik Hanun. Herlita bersyukur Hanun sudah banyak kemajuan dari hari ke hari. Terlebih saat Hanun mulai mengikuti terapi di Pusat layanan Autis saat masih berusia 4,5 tahun.

Herlita dan anaknya, Hanun
Herlita dan anaknya, Hanun (Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Herlita mengatakan jika Hanun sekarang sudah mengerti perintah, sudah bisa memakai baju sendiri, makan sendiri, sholat sendiri, bahkan kini Hanun sudah mulai bisa bernyanyi mengikuti irama meskipun artikulasinya kurang jelas.

Seusai wawancara, tak lupa Herlita menitipkan pesan kepada semua orang tua yang dianugerahi anak yang berkebutuhan khusus.

Dengan mata berkaca-kaca Herlita mengatakan jika orang tua yang dititipi anak spesial seperti Hanun harus tetap sabar, semangat, dan jangan mudah menyerah.

"Sabar, tetap semangat, jangan menyerah. Insyaallah diberi kekurangan oleh Allah, pasti juga diberi kelebihannya. Kalau bisa di terapi dan jangan lupa untuk selalu berdoa." ujar Herlita, Selasa (9/4) di lokasi acara.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved