Berita Pangkalpinang

Pencabul Anak Angkat Dikawal Polisi ke Bekasi

SP (58) tersangka pencabulan terhadap anak angkat yang merupakan keponakannya dibawa dengan pengawalan oleh anggota Subdit PPA

Pencabul Anak Angkat Dikawal Polisi ke Bekasi
deddy marjaya
Tersangka SP pelaku pencabulan terhadap anak angkat saat di Polda Kepulauan Bangka Belitung Senin (8/4/2019) 

BANGKAPOS.COM-- SP (58) tersangka pencabulan terhadap anak angkat yang merupakan keponakannya dibawa dengan pengawalan oleh anggota Subdit PPA Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung menuju ke Bekasi Jawa Barat Selasa (9/4/2019).

Hal ini dilakukan karena kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi. Tersangka dan barang bukti dibawa dengan pengawalan dari Subdit PPA Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara korban sebut saja Bunga (8) didampingi oleh anggota KPAD Bangka Belitung.

"Tadi tersangka dan barang bukti kita kawal serta korban didampingi KPAD kita bawa ke Polres Metro Bekasi untuk dilimpahkan kerena TKP di sana,' kata Kasubdit PPA Kompol Bronto mewakili Dir Krimum Kombes Pol Budi Haryanto.

Seperti diketahui Sp (58) melakukan perbuatan asusila terhadap anak angkatnya yang merupakan keponakannya sendiri.

Diperkirakan sudah belasan kali Sp melakukan tindakan Asusila terhadap sebut saja Bunga (8) sejak kelas 1 SD.

Kejadian tersebut terjadi di kediamam Sp di Bekasi Jawa Barat.

Kasus ini terungkap setelah Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung bersama Subdit PPA Dirkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penyelidikan.

"Pengungkapan ini dilakukan oleh Subdit PPA Dit Resrimum bersama KPAD tersangka berhasil kita bekuk," kata Kabid Humas AKBP Maladi saar konfrensi pers Senin (8/4/2019).

Dalam konferensi pers yang menghadirkan tersangka Sp tersebut juga dihadiri oleh Kasubdit PPA Kompol Bronto, Ketua KPAD Sapta Qodori.

Pihak KPAD yang mendapatkan info selanjutnya melakukan pengecekan dan penyelidikan yang kemudian diinformasikan kepada Subdit PPA Dit Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Awalnya saat dibekuk Sp membantah dan mengaku tidak sampai berhubungan badan. Namun setelah ditunjukkan hasil pemeriksaan dokter tehadap alat kelamin Bunga yang mengalami kerusakan akhirnya Sp mengaku.

Sp dijerat dengan pasal 82 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 Tahun penjara.

(Bangkapos/deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved