Berita Pangkalpinang

Alasan KPU Provinsi Babel Optimis Tingkat Partisipasi Pemilih Lebih Baik dari Pemilu 2014

Davitri berharap agar di tahun ini akan mengalami pertambahan jumlah persentasenya mengingat pada tahun pemilu dilakukan secara serentak.

Alasan KPU Provinsi Babel Optimis Tingkat Partisipasi Pemilih Lebih Baik dari Pemilu 2014
Dokumen Bangka Pos
Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung Davitri 

BANGKAPOS.COM  - Untuk mengantisipasi jumlah pemilih Golongan Putih (Golput) atau pemilih yang tidak menggunakan hak suara mereka. Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung, Davitri mengatakan jika di pemilu 2014 lalu tingkat partisipasi masyarakat Bangka Belitung mencapai persentase 75,77 persen.

Menurut Davitri jika angka tersebut sudah cukup tinggi, mengingat pemilu tahun 2014 kemarin tidak serentak diadakan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden.

Pemilu 2019 ini yang diadakan serentak mulai dari pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/kota. Masyarakat sudah cukup antusias untuk menggunakan hak pilihnya. Sehingga target nasional 77 persen tidak cukup sulit untuk dicapai.

Guna menekan angka golput, KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota sudah menggunakan beberapa strategi, dan sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Davitri mengatakan KPU juga mensisipkan edukasi tentang pemilu kepada masyarakat di setiap event yang dibuat oleh KPU, contohnya seperti pada saat KPU mengadakan lomba mural, konser pemilih berdaulat negara kuat, dan event yang belum lama ini pemilu run yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Bangka Belitung.

"Dan si sela-sela kegiatan tersebut kan, ada materi-materi sosialisasi yang kita berikan secara masif kepada masyarakat. Jangan kan hari dan tanggal pencoblosan. Lima macam warna surat suara pun masyarakat sudah banyak yang tahu." ujar Davitri, Selasa (9/4) di ruang kerjanya.

Di tingkat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 kemarin, tingkat persentase partisipasi masyarakat Bangka Belitung sebesar 66,93 persen. Davitri berharap agar di tahun ini akan mengalami pertambahan jumlah persentasenya mengingat pada tahun pemilu dilakukan secara serentak.

Pemilu tahun ini Davitri menambahkan jika yang bergerak bukan hanya KPU, namun calon legislatif yang berkampanye menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat, secara tidak langsung juga akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved