Berita Sungailiat

Cabuli Bocah, Gondrong Memelas Minta Hukuman Diringankan Hakim

Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong (31) memelas di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Rabu (10/4/2019). T

Cabuli Bocah, Gondrong Memelas Minta Hukuman Diringankan Hakim
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--  Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong (31) memelas di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka, Rabu (10/4/2019). Terdakwa perkara pencabulan siswi SD di Belinyu itu, meminta keringanan hukuman.

Permohonan Terdakwa Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong (31) diutarakan dalam nota pembelaan atau pledoi sidang PN Sungailiat. Di hadapan Majelis Hakim dipimpin Ketua Majelis, Fatimah, Terdakwa Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong berharap hakim menjatuhkan putusan lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (Cabjari) Belinyu, Yudha Pratama.

Namun tuntutan itu tak langsung dipenuhi oleh Majelis Hakim PN Sungailiat. Sebaliknya, majelis hakim bertanya pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudha Pratama, apakah akan merubah sikap terkait pledoi yang diutarakan Terdakwa Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong. Sayangnya, JPU tak mau berubah sikap, tetap pada tuntutan semula.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu Bangka, Dede MY didampingi JPU Yudha Pratama dikonfirmasi Bangka Pos, usai sidang, Rabu (10/4/2019) menyatakan, semua tahapan sidang  sudah dilalui, mulai pembacaan surat dakwaan, pemeriksan saksi, pemeriksaan terdakwa, tuntutan hingga pledoi. "Dengan demikian, agenda selanjutnya tinggal putusan hakim," kata Dede, saat memberikan keterangan didampingi JPU Yudha Pratama.

Dede tetap yakin, Terdakwa Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong terbukti bersalah melanggar Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor  35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak. "Sehingga sikap kami, tetap pada  tuntutan, 13 tahun pidana penjara dan denda 200 Juta, subsider tiga bulan kurungan," kata Dede mengabaikan pledoi terdakwa yang minta keringanan hukuman.

Sebelumnya disebutkan, kasus pemerkosaan siswi sekolah dasar (SD) di Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung viral di media sosial. Pelaku bernama Yasir Sudiyeyo alias Basir alias Gondrong (31) sempat kabur setelah melampiaskan hasratnya. Berita viral pemerkosaan anak di bawah umur ini pun menjadi perhatian kepolisian.

Sekitar 48 jam menghilang, Gondrong (31), ditemukan di kawasan tambang timah Desa Bencah Bangka Selatan. Tapi pria tersangka pemerkosa anak bawah umur di Belinyu Bangka itu mencium kedatangan polisi. Ia berusaha kabur dari sergapan, tapi gagal karena keburu dilumpuhkan oleh polisi menggunakan sebutir timah panas, Sabtu (8/12/2018).(Bangkapos.com/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved