Justice For Audrey

Keluarga Pelaku Pengeroyokan Minta Perlindungan KPPAD, Poppy Ingin Bantu Pulihkan Trauma Audrey

Perkelahian antara sejumlah siswi SMA dengan siswi SMP di Pontianak ini semakin viral di media sosial (medsos)

Keluarga Pelaku Pengeroyokan Minta Perlindungan KPPAD, Poppy Ingin Bantu Pulihkan Trauma Audrey
instagram/ @gosipnyinyir2
Capture tangkapan layar permintaan maaf dari pelaku kasus pengeroyokan Audrey saat konfrensi pers di Mapolresta Pontianak beredar 

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry juga menunjukkan bullying dapat menyebabkan perubahan fisik di otak dan meningkatkan kemungkinan penyakit mental.

Hasil dari penelitian yang dipimpin oleh Erin Burke Quinlan, dari King's College London di Inggris, bullying yang parah dikaitkan dengan perubahan volume otak dan tingkat kecemasan pada usia 19 tahun.

Korban bullying juga bisa mengalami pengurangan volume bagian otak yang disebut kaudat dan putamen.

Justice for Audrey di Twitter. (Twitter)

Di sisi lain, seseorang yang suka membully juga dianggap mempunyai gangguan kesehatan mental.

Melansir psychcentral.com, sebuah studi dari Brown Univerity dan dipresentasikan dalam American Academy of Pediatrics menujukkan, mereka yang dianggap pengganggu (pembully) lebih dari 2 kali lebih mungkin mengalami depresi, kecemasan dan gangguan kurangnya perhatian (ADD atau ADHD ).

Dalam studi tersebut juga menunjukkan pelaku bullying enam kali lebih mungkin didiagnosis dengan gangguan oppositional defiant (ODD) ditandai oleh episode kemarahan dan permusuhan yang berkelanjutan.

"Studi ini memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang profil risiko pelaku intimidasi," kata Dr. Stefani Hines, direktur pusat pengembangan manusia di Rumah Sakit Anak Beaumont di Royal Oak, Mich, seperti yang dilansir dari abcnews.go.com.

Temuan itu tidak mengejutkan banyak ahli, yang mengatakan gejala gangguan ini menjadi ciri banyak pengganggu.

Menurut Alan Hilfer, kepala psikolog di Maimonedes Medical Center di Brooklyn, New York, pengganggu sering melanjutkan siklus pelecehan sosial yang telah mereka alami sendiri.

Halaman
1234
Editor: nurhayati
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved