Breaking News:

Mengenal Sosok Ratu Isabella II, Berkuasa di Spanyol Sejak Balita

Wafat pada 9 April 1904, ratu yang berkuasa sejak usia tiga tahun ini menandai pemerintahannya dengan ketidakstabilan politik.

Editor: Iwan Satriawan
kompas.com
Ratu Isabella II. 

Ferdinand VII tidak mengikuti Hukum Sali, dengan memilih putrinya sebagai penerus takhta bukan adik laki-lakinya.

Maria diduga membujuknya untuk mengambil tindakan tersebut.

Paman Isabella, Don Carlos, menolak hak Isabella menjadi penerus kekuasaan Spanyol. Wangsa Bourbon hingga kini memang menghindari pewaris takhta perempuan sebagai penguasa.

Ketegangan itu menimbulkan Perang Calist Pertama pada 1833-1839.

Setelah ibunya, kemudian Jenderal Baldomero Espartero menjabat sebagai walinya untuk mengawasi Isabella yang masih di bawah umur

Militer akhirnya menetapkan pemerintahannya pada 8 November 1843, ketika itu usianya 13 tahun dan dia dinobatkan sebagai ratu.

Isabella tidak menerima banyak pendidikan, dia hampir tidak bisa membaca dan pada dasarnya tidak tahu sama sekali.

Tapi dia tumbuh menjadi gadis yang menarik dan sangat menawan.

Selama 1843-1868, dia memang berkuasa tapi tidak memerintah langsung. Selama sebagian besar periode tersebut, Spanyol diperintah oleh koalisi konservatif sipil dan jenderal militer.

Pada 10 Oktober 1846, Isabella menikahi sepupunya, Francisco de Asis. Sebagai gadis yang ramah, suka menari, dan menyenangkan, dia kecewa dengan Francisco yang pemalu dan lembut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved