Pemprov Babel Hibahkan Lahan ke Kemenkes untuk Kantor Kesehatan Pelabuhan

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan hibah tanah sekitar 2.500 meter persegi kepada kementerian kesehatan

Pemprov Babel Hibahkan Lahan ke Kemenkes untuk Kantor Kesehatan Pelabuhan
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yulizar Adnan menyerahkan hibah lahan kepada Staf Ahli menteri kesehatan bidang ekonomi kesehatan kemenkes RI, Muhammas Subuh dalam Riskeskeda, di Hotel Syahid, Rabu (10/4/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan hibah tanah sekitar 2.500 meter persegi kepada kementerian kesehatan untuk pembangunan kantor kesehatan pelabuhan di Belitung, Rabu (10/4/2019).

Hibah lahan ini diserahkan langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yulizar Adnan kepada Staf Ahli menteri kesehatan bidang ekonomi kesehatan kemenkes RI, Muhammas Subuh dalam Riskeskeda, di Hotel Syahid, Rabu (10/4/2019).

"Lahannya sekitar 2500 meter persegi, sebelumnya memang ada pengajuan permohonan hibah tanah untuk bangunan kantor kesehatan pelabuhan Tanjungpandan, karena ada permintaan dekat dengan pelabuhan maka dihibahkan lah lahan di Jalan Air Rayak Belitung," kata Yulizar usai menyerahkan aset.

Dikatakannya, hibah ini melalui proses yang panjang.

Ia berharap setelah dihibahkan segera dibangun untuk mempermudah pelayanan kesehatan pelabuhan.

Sayangnya, ia tidak dapat memperkirakan nilai rupiah dari lahan yang telah dihibahkan ini.

"Kurang tau berapanya, tapi yang jelas setelah kita hibahkan ini, kita berharap ini segera dibangun dan bisa dioperasionalkan," harapnya.

Staf Ahli menteri kesehatan bidang ekonomi kesehatan kemenkes RI, Muhammas Subuh menyampaikan apresiasinya kepada Pempov Babel yang untuk kedua kalinya telah menghibahkan lahan untuk pembangunana kantor kesehatan pelabuhan.

"Ini yang kedua, pertama yang di Pangkalpinang. Kami mengucapkan terimakasih dan ini luar biasa dan perjalanan cukup panjang," katanya.

Ia menyebutkan, lahan ini sudah masuk dalam rencana kerja barang miliki negara yang rencananya akan dibangun pada tahun 2020.

"Ini sudah masuk RBMN, dan rencananya akan kita bangun pada 2020 nanti," ujarnya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved