Wiki Bangka

Dari Pesanggrahan Menumbing hingga Rumah Mayor, Wisata Sejarah di Babar Jangan Sampai Terlewatkan

Di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat beberapa peninggalan sejarah yang hingga kini masih bertaha

Dari Pesanggrahan Menumbing hingga Rumah Mayor, Wisata Sejarah di Babar Jangan Sampai Terlewatkan
Bangka Pos/Nordin
Pesanggrahan Muntok/Wisam Ranggam, kelenteng Kung Fuk Miau, Benteng Tempilang, dan Pesanggrahan Menumbing 

BANGKAPOS.COM --  Di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat beberapa peninggalan sejarah yang hingga kini masih bertahan, bahkan bahkan dijadikan sebagai tempat tujuan wisata, ada juga yang digunakan untuk hotel wisata.

Lokasi wisata sejarah ini tersebar di beberapa Kecamatan, sebagian berada di Kecamatan Muntok, ada jaga di Tempilang.

Pertama Pesanggrahan Menumbing, jarak Pesanggrahan ini sekitar 12 kilometer dari Muntok bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Pesanggrahan ini dibangun pada masa pemerintah Belanda untuk perisitirahatan pegawai timah sekitar tahun 1927-1930.

Arsiteksturnya mernyerupao gaya Eropa, dari atas bangunannya pengunjung bisa menikmati pemandangan alam dengan hamparan laut, rimbunnya pepohonan, hingga suasana kota Muntok

Pesanggarahan ini juga pernah dijadikan tempat pengasingan tokoh-tokoh perjuangan Republik Indonesia, seperti Bung Hatta, Mr. Ali Sastroamidjojo, Mr. Moch Roem dan lain sebagainya.

Sekarang tempat ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti tempat olahraga, kolam renang, gazebo hingga restoran.

Kedua Pesanggrahan Muntok atau dikenal dengan Wisma Ranggam, lokasinya sangat mudah ditemui karena berada di kota Muntok.

Wisma Ranggam ini dibangun sekitar tahun 1827 pada masa Belanda yang dijadikan sebagai tempat perisitirahatan timah milik Belanda.

Tempat ini memiliki perandalam sejarah perjuangan Republik Indonesia, karena menjadi tempat pengasingan dan pertemuan tokoh Republik Indonesia.

Ketiga Rumah Mayor, bangunan peninggalan Belanda ini berjarak 0,9 kilometer dari kota Muntok, terletak di sudut kota dipusat keramaian seperti pasar, terminal dan pelabuhan.

Keempat Museum Timah Indonesia, jika ingin mempelajari tentang penambangan timah di Muntok, museum ini wajib dikunjungi, bangunan yang menjadi aset PT. Timah Tbk ini sekarang dibuka untuk umum dan sebagaivsarana edukasi.

Kelima Masjid Jami' dan Kelenteng Kung Fuk Miau, kedua tempat ini cukup mudah ditemui, letaknya di kota Muntok dan bersebelahan, menurut penduduk sekitar bangunan ini simbol kerukunan umat beragama.

Keenam Benteng Kuta Tempilang, jarak tempuh ke benteng ini sekitar 114 kilometer dari ibu kota Kabupaten Bangka Barat. Konon bangunan ini dibangun sekitar tahun 1717 untuk pertahanan dari serangan perompak yang akan menjarah timah di wilayah tersebut. (*)

 (Bangkapos/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved