Berita Pangkalpinang

PLN Siapkan 30 Posko Amankan Pasokan Listrik Saat Pemilu

Senior Manager Teknik PLN Babel, Taufik Eko menjelaskan pihaknya mensiagakan 386 personil yang tersebar di 30 posko

PLN Siapkan 30 Posko Amankan Pasokan Listrik Saat Pemilu
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Senior Manager Teknik PLN Babel, Taufik Eko 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PLN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan akan membantu mengamankan keandalan pasokan listrik dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 17 April nanti.

Senior Manager Teknik PLN Babel, Taufik Eko menjelaskan pihaknya mensiagakan 386 personil yang tersebar di 30 posko.

"Kita sudah mempersiapkan kondisinya kita aman baik dari sisi suplay dan keandalan transmisi, inspeksi di sisi transmisi. Kondisi aman dan untuk gangguan potensi pohon, cuaca seperti petir, kita lakukan mitigasi dan sudah ada SOP nya," katanya dalam konferensi pers, Kamis (11/4/2019).

Misteri Siti Zulaeha Dibunuh Dosen UNM Terkuak dari WA di iPhone X, Dilacak Berkat Bantuan Telkom

Taufik menjelaskan, program siaga penyelenggaraan pemilu 2019 sudah mulai sejak masa kampanye calon anggota legeslatif dan calon presiden pada 23 September tahun lalu hingga 13 April 2019. Setelah itu dilanjutkan siaga pada masa tenang yaitu 14 – 16 April.

"Puncaknya siaga pemungutan dan perhitungan suara pada 17 April dan rekapitulasi hasil perhitungan suara pada 18 April - 22 Mei 2019," tambahnya.

Titik-titik vital pelaksanaan kegiatan pemilu akan mendapat pasokan prioritas jaringan PLN yang dibackup dengan genset.

PLN sudah menginventarisasi titik-titik tersebut dan berkoordinasi dengan kantor KPU Provinsi, KPUD Kabupaten, dan PPK.

Inventarisasi meliputi daya listrik, kondisi genset, penyulang, dan contact person. Tak kalah pentingnya, PLN juga melakukan uji coba switching di masing-masing titik sehingga dipastikan semuanya dalam kondisi baik. 

Dari hasil inventarisasi dan koordinasi, PLN telah menyiapkan standby tujuh unit trafo mobile kapasitas 250 kVA, automatic transfer switch (ATS), unit gardu bergerak (UGB), dan berbagai backup genset kapasitas 2,2 kVA hingga 125 yang standby di masing-masing titik penting Pilkada

“Untuk mengantisipasi terjadinya padam baik yang terjadi akibat faktor cuaca dan peralatan yang dapat mengganggu berjalannya rangkaian proses Pemilu ini, kami menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) bagaimana melakukan manuver (pengalihan beban) ketika terjadi gangguan dari salah satu sumber listrik," sebutnya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved