Berita Pangkalpinang

KPHP Sungai Sembulan Tanam 3.000 Bibit Durian dan Sengon di Desa Puput

UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sungai Sembulan menanam bibit pohon sebanyak 3.000 batang pada bulan April 2019.

KPHP Sungai Sembulan Tanam 3.000 Bibit Durian dan Sengon di Desa Puput
IST/KPHP Sungai Sembulan
UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sungai Sembulan menanam bibit pohon sengon dan durian di Desa Puput, Jumat (12/4/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sungai Sembulan menanam bibit pohon sebanyak 3.000 batang pada bulan April 2019.

Penanaman itu dilakukan di areal kawasan hutan produksi seluas 5 hektare di Desa Puput, Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah.

“Penanaman 3.000 batang bibit ini dilakukan guna untuk menyerap air sehingga tidak terjadi kekeringan pada saat musim kemarau sekaligus untuk menjadi kawasan hutan produksi yang dapat menghasilkan buah-buahan," kata Kepala UPTD KPHP Sungai Sembulan, Badariah di Desa Puput, Jumat (12/4/2019) dalam rilis kepada bangkapos.com.

Dikatakan Badariah, UPTD KPHP Sungai Sembulan menanam dua jenis bibit, yakni sengon dan durian.

“Pohon sengon dan durian ini merupakan hasil dari persemaian milik UPTD KPHP Sungai Sembulan sendiri, yang sudah menjadi contoh Persemaian Nasional tingkat KPH,“ ujarnya.

Pohon sengon merupakan pioner di bidang kehutanan, sudah tidak diragukan lagi untuk kecepatan tumbuhnya yang sangat baik sehingga cocok untuk mempercepat penghijauan.

Kemudian pohon durian, untuk buahnya merupakan HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu) yang dapat diandalkan memiliki nilai ekonomi tinggi yang bisa dimanfaatkan masyarakat anggota KTH.

Adapun lokasi yang dipilih terletak di Desa Puput yang saat ini lokasi tersebut merupakan pilot project Kemitraan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Liang Lestari I,II, dan III dengan KPHP Sungai Sembulan.

“Sebagai unit pengelola kehutanan di tingkat tapak kami sangat mengharapkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan ilegal dalam berusaha dalam kawasan hutan, seperti berkebun, uruslah perizinannya, kami di KPHP Sungai Sembulan siap melayani dan merangkul masyarakat sehingga bisa merasa aman berkebun di dalam kawasan hutan dengan memperhatikan kelestarian kawasan hutan itu sendiri," tambah Badariah.

Melalui literasi yang dicatat oleh para ahli biologi, kimia, lingkungan hidup, pertanian dan kehutanan, baik berdasarkan pengalaman maupun hasil penelitian mereka, terungkap jelas bahwa pohon mempunyai fungsi dan manfaat yang sangat vital bagi kehidupan manusia.

“Kami akan terus melakukan kegiatan penanaman ini, dan fokus untuk memperbaiki hutan yang rusak di wilayah administrasi Kabupaten Bangka Tengah khususnya sekaligus mendukung Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menjadi Bapak Reklamasi Indonesia,” ungkapnya.

Pada Tahun 2019 UPTP KPHP Sungai Sembulan menargetkan untuk menanam seluruh lahan-lahan kritis yang berada pada wilayah kerja UPTD KPHP Sungai Sembulan, seperti menanam 400 pohon mangrove di HKM Gempita Desa Kurau Timur pada tanggal 26 Maret 2019 yang lalu.

(Bangkapos/Alza Munzi)

Penulis: Alza Munzi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved