Berita Sungailiat

Breaking News: Kronologi Jenazah Hasan Ditemukan, Pertama Terlihat oleh ABK Kapal Isap Inti Samudera

Setelah dua hari menghilang, jenazah karyawan PT Timah korban tenggelam ABK Kapal Baracuda mengapung di permukaan air laut

Breaking News: Kronologi Jenazah Hasan Ditemukan, Pertama Terlihat oleh ABK Kapal Isap Inti Samudera
Istimewa
Kondisi Jenazah Hasan saat pertama kali terlihat mengapung dekat KIP Inti Samudera di Depan Perairan Airkantung Sungailiat Bangka, Sabtu (13/4/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Akhirnya Hasan (30) ditemukan meninggal dunia. Setelah dua hari menghilang, jenazah karyawan PT Timah korban tenggelam ABK Kapal Baracuda mengapung di permukaan air laut, Sabtu (14/4/2019) pagi sekitar pukul 06.45 WIB.

Korban terlihat mengapung sekitar dua mill dari lokasi tenggelam, titik Operasi Kapal Isap Produksi (KIP) Permis. Namun saat ditemukan posisinya berjarak lebih dekat dengan titik operasi KIP Inti Samudera di depan Perairan Airkantung Sungailiat Bangka.

Kepala Basarnas Babel Danang Priandoko diwakili Humas Basarnas Rizky Tri Belli kepada bangkapos.com, Sabtu (13/4/2019) menjelaskan perihal penemuan korban.

"Korban ditemukan oleh ABK KIP Inti Samudera. jenazah terlihat pertama kali oleh ABK KIP Inti Samudera sekitar Pukul 06.54 WIB," katanya.

Sebelumnya disebutkan jatuhnya Hasan (30) ABK Kapal Baracuda milik PT Timah menimbulkan duka mendalam bagi berbagai pihak. Sejumlah tim sudah berupaya melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil. Berikut penjelasan lanjutan mengenai kronologis kejadian berdasarkan versi Polres Bangka, Kamis (11/4/2019) malam.

"Berawal pada Hari Kamis Tanggal 11 April 2019, sekira pukul 15.30 WIB telah terjadi kecelakaan yang melibatkan Kapal KKM Baracuda I dan KIP Permis," kata Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Kamis (11/4/2019) malam melengkapi keterangan Wakapolres Bangka, Kompol Jimmy, sebelumnya.

Kecelakaan antar kedua kapal beda jenis ini mengakibatkan ABK Karyawan PT Timah di Kapal Baracuda mengalami luka dan satu di antaranya jatuh ke laut dan menghilang, hingga Kamis (11/4/2019) malam belum ditemukan.

"Karyawan PT Timah, yaitu MH (Hasan), laki-laki usia 30 tahun dan Juru Mudi KKM Baracuda 1 yaitu SH (21) luka robek di tangan. Kecelakaan kapal ini terjadi di Perairan Laut Depan Pelabuhan Airkantung Sungailiat Bangka," katanya.

Berdasarkan info awal yang diterima pihak kepolisian lanjut Sophian, kejadian tersebut berawal saat KM Baracuda I akan merapat ke Kapal isap Pertambangan (KIP) Permis. Pada saat jarak antara kedua kapal sekitar 0,5 meter tiba-tiba KM Baracuda I melaju ke depan sehingga menabrak bagian depan sisi sebelah kanan KIP Permis.

"Di mana pada saat itu Saudara MH dan SH sedang berada di depan Kapal KM Baracuda I yang hendak merapat ke KIP Permis. Saat itu Saudara MH bermaksud naik ke KIP Permis sambil membawa berkas atau dokumen. Sedangkan Saksi Saudara SH bermaksud untuk melempar tali ke KIP Permis," katanya.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved