Inilah Himbauan MUI, Uskup, Pendeta dan PermaBudhi Agar Warga Tidak Golput

Seluruh umat diimbau agar bisa menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab pada Rabu 17 April mendatang.

Inilah Himbauan MUI, Uskup, Pendeta dan PermaBudhi Agar Warga Tidak Golput
uskup pangkalpinang

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Seluruh umat diimbau agar bisa menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab pada Rabu 17 April mendatang. Ketua MUI Babel,  Zayadi Hamzah, M.Ag  mengajak seluruh masyakat Bangka-Belitung untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 17 April mendatang.

 "Karena memilih pemimpin dalam Islam adalah wajib. Hukum wajib menggunakan hak pilih bagi umat ini telah diputuskan oleh MUI melalui ijtima ulama di Padang pada tahun 2009. Bagi umat islam yang tidak menggunakan hak pilihnya dalam memilih pemimpin yang telah memenuhi persyaratan, hukumnya haram," tegas Zayadi, Senin (15/4).

Zayadi lebih lanjut mengajak semuah pemilih untuk tunaikan kewajiban dengan datang ke TPS. 

"Mari kita ke TPS, gunakan hak pilih," harap Zayadi.

 Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko, OFM menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh pilihan masyarakat pada tanggal 17 April.

"Saya mengimbau umat katolik sekalian untuk datang ke TPS tanggal 17 April 2019 ini dan memilih sesuai dengan hati nurani. Masa depan bangsa kita turut ditentukan oleh pilihan kita akan para pemimpin yang bersih dan berkomitmen pada Pancasila," ajak Mgr Adrianus Sunarko, OFM.

 Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Babel, Pendeta S.A. J Bawole menjelaskan Tuhan berfirman agar umat berdoa dan mengupayakan  kesejahteraan kota (bangsa) dimana kita berada  (Yeremia 29 : 7) karena kesejahteraan bangsa adalah kesejahteraan kita. 

"Mari ke TPS demi memenuhi hak konstitusional, sebagai wujud panggilan iman agar pemimpin yang terpilih memiliki legitimasi dan berwibawa dalam menjalankan pemerintahan. Laksanakan pemilihan umum dengan tenang dan nyaman  karena pihak kepolisian dan TNI telah siap sedia penuh mengantisipasi dan menjamin keamanan  dan kelancaran Pemilu," ungkap Pendeta Bawole, Senin (15/4). 

Pendeta Bawole mengimbau agar semua warga melaksana pemilihan dengan semangat persaudaraan meskipun pilihan berbeda. 

"Mari kita tetap saling menghormati saling menghargai, melaksanakan hak pilih kita dengan penuh tanggungjawab," ungkap Pendeta Bawole.

Sekretaris Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Babel, Hengky mengajak seluruh  warga untuk menggunakan hak pilihnya 17 April mendatang.

"Saya mengajak semua umat Buddha dimanapun berada,  Mari kita gunakan hak pilih kita untuk menetukan masa depan bangsa 5 tahun kedepan. Ajak lah saudara, teman kita ke TPS hari Rabu. 17 April 2019,  jangan golput," ajak Hengky, Senin (15/4).

Editor: tidakada013
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved