Breaking News:

Sikap SBY Pasca Debat Capres ke-5, Hingga Hinca Pandjaitan Me-retweet Video Lawas Ketum Demokrat

Sikap SBY Pasca Debat Capres ke-5, Hingga Hinca Pandjaitan Me-retweet Video Lawas Ketum Demokrat

Twitter Hinca Pandjaitan
SBY bersama Rocky Gerung dan Hinca Pandjaitan usai menggunakan hak pilih di Singapura 

"Saya tidak menyalahkan Bapak. Ini kesalahan besar, kesalahan besar presiden-presiden sebelum Bapak. Kita semua harus bertanggung jawab. Bener, itu pendapat saya," kata Prabowo dalam segmen kedua debat kelima di Hotel Sultan.

"Saya terus terang saja saya tidak menyalahkan Pak Jokowi. Ini masalah kesalahan kita sebagai bangsa. Dan sudah berjalan belasan bahkan puluhan tahun," kata Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Tak lama seusai pernyataan Prabowo itu, Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meninggalkan lokasi debat. Ferdinand mengaku mengantuk dan ingin pulang.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik juga mencuit melalui akun Twitternya. Dia mempertanyakan mengapa Prabowo menyasar SBY dalam debat tadi.

Sehari setelah debat, Agus Harimurti Yudhoyono yang dikenal dengan AHY mengeluarkan pernyataan sikap.

Melalui laman resmi Partai Demokrat, demokrat.or.id, AHY menyampaikan 5 poin berjudul 'Pernyataan Sikap Komandan Kogasma tentang Debat Capres ke-5;

1. Indonesia, negara besar yang sangat kita cintai ini, memerlukan pemimpin yang memiliki nilai-nilai yang luhur, bijaksana dan menjadi teladan untuk seluruh rakyat.

2. Salah satu sikap teladan yang diperlukan adalah memberikan penghargaan kepada setiap usaha, pengorbanan, dan pengabdian para pemimpin sebelumnya dalam memajukan dan membangun bangsa ini.

3. Kita percaya bahwa siapa pun yang terpilih dan telah terpilih menjadi pemimpin negara ini pastilah putra/putri terbaik bangsa, yang telah berkorban sebesar-besarnya untuk bangsa ini. Waktu, tenaga, pikiran, keluarga, segalanya.

4. Sikap menghargai/mengapresiasi siapa pun, apalagi yang telah berjasa untuk negeri ini, seharusnya menjadi syarat mutlak untuk dimiliki oleh pemimpin bangsa, siapa pun ia.

Halaman
123
Penulis: Teddy Malaka (CC)
Editor: Teddy Malaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved