Berita Pangkalpinang

Listrik Pulau Bangka Padam, Begini Penjelasan Manajemen PLN

Petugas PLN UIW Bangka Belitung segera melakukan recovery gangguan listrik yang mengakibatkan padam di sistem kelistrikan Pulau Bangka

Listrik Pulau Bangka Padam, Begini Penjelasan Manajemen PLN
bangkapos/edwardi
Tiang listrik PLN. 

"PLN sudah menginventarisasi titik-titik tersebut dan berkoordinasi dengan Kantor KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, dan PPK. Inventarisasi meliputi daya listrik, kondisi genset, penyulang, dan contact person," jelasnya.

Tak kalah pentingnya PLN juga melakukan uji coba switching di masing-masing titik, sehingga dipastikan semuanya dalam kondisi baik.

"Dari hasil inventarisasi dan koordinasi, PLN telah menyiapkan stand by tujuh unit trafo mobile kapasitas 250 kVA, automatic transfer switch (ATS), unit gardu bergerak (UGB), dan berbagai backup genset kapasitas 2,2 kVA hingga 125 yang standby di masing-masing titik penting Pemilu," tukasnya.

Sementara untuk mengantisipasi terjadinya listrik padam, baik yang terjadi akibat faktor cuaca dan peralatan yang dapat mengganggu berjalannya rangkaian proses Pemilu ini. PLN menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) bagaimana melakukan manuver (pengalihan beban) ketika terjadi gangguan dari salah satu sumber listrik.

"SOP disiapkan untuk percepatan penormalan sistem apabila terjadi gangguan meliputi layanan gangguan sistem 20kV, gangguan tegangan rendah, serta gangguan darurat yang terjadi karena cuaca buruk, bencana alam, kahar atau huru-hara," jelasnya.

Selain itu guna mendukung SOP tersebut, masing-masing titik penting tersebut minimal dijaga oleh dua orang petugas pengamanan pasokan listrik dan 30 posko yang siaga 24 jam.

Sementara itu, dari sisi pembangkitan PLN sudah menyiapkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) selama 25 hari, batu bara 33 hari, dan biodiesel 11 hari di Pulau Bangka.

Sedangkan di Pulau Belitung PLN menyiapkan cadangan BBM 14 hari, batu bara 25 hari, dan biodiesel 39 hari.

"Saat ini supply daya di sistem Bangka sebesar 187 MW dengan demand 144 MW, sedangkan pada sistem Belitung tercatat supply sebesar 75 MW dengan demand 45 MW," ungkapnya.

Dalam siaga Pemilu 2019 ini, PLN Babel meniadakan penghentian sementara aliran listrik untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan atau pemeliharaan jaringan di titik-titik utama Pemilu.

"Apabila terjadi padam, dapat dipastikan bahwa hal tersebut karena adanya gangguan. Oleh sebab itu segera hubungi layanan 24 jam PLN Contact Center (0717) 123, atau website www.pln.co.id," tegasnya.

(BANGKAPOS/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved