Pemilu 2019

Sejak 1999 Kunyit Jadi Pengganti Tinta Ungu Pemilu di Cirebon, KPU Jabar Ungkap Alasannya

Komite pemilihan lokal di Bandakerep, Harjamukti, Cirebon, Jawa Barat, berencana untuk menggunakan ekstrak kunyit untuk menggantikan tinta ungu

Sejak 1999 Kunyit Jadi Pengganti Tinta Ungu Pemilu di Cirebon, KPU Jabar Ungkap Alasannya
Kompas.com
Cara mudah menghilangkan bekas tinta pemilu di jari. 

BANGKAPOS.COMKunyit menjadi pengganti tinta biru Pemilu di Benda Kerep, Cirebon.

Warga Benda Kerep, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon memiliki tradisi unik saat Pemilu dilaksanakan pada setiap perhelatannya.

Komite pemilihan lokal di Bandakerep, Harjamukti, Cirebon, Jawa Barat, berencana untuk menggunakan ekstrak kunyit untuk menggantikan tinta ungu ikon pada hari pemilihan pada hari Rabu (17/4/2019).

Warga di Di Benda Kerep ini mengganti tinta ungu yang sudah ditetapkan pemerintah dengan ekstrak kunyit untuk menunjukkan bahwa warga sudah menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 ini.

Cara Lengkap Menghilangkan Tinta Pemilu dengan Cepat, Bersihkan Noda Ungu di Kuku Jari, Ampuh!
Cara Lengkap Menghilangkan Tinta Pemilu dengan Cepat, Bersihkan Noda Ungu di Kuku Jari, Ampuh! (Kompas.com)

 

Tribunstyle.com mengutip dari Kompas, Anggota KPU Jawa Barat Endun Abdul Haq mengatakan bahwa kebiasaan itu sudah berlangsung cukup lama.

Para pemilih harus mencelupkan jari-jari mereka ke dalam ekstrak kekuningan setelah memberikan suara mereka.

Komisaris Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat, Endun Abdul Haq mengatakan metode ini telah digunakan sejak 1999.

"Beberapa warga percaya bahwa tinta (berwarna ungu ini) akan membatalkan wudhu," kata Endun, Senin.

Komisaris lain di KPUD cabang Jawa Barat, Nina Yuningsih, mengatakan ekstrak itu diizinkan.

Mayoritas penduduk desa percaya bahwa tinta ungu menyumbat pori-pori kulit dan, karenanya, mengurangi kualitas wudhu dan doa mereka. Kunyit, yang berasal dari alam, tidak akan melakukannya, mereka percaya.

Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved