Berita Pangkalpinang

Bawaslu Kota Pangkalpinang Belum Terima Laporan Temuan Pelanggaran dari Caleg atau Partai Politik

Bawaslu Kota Pangkalpinang belum terima laporan temuan pelanggaran dari calon legislatif (caleg) atau partai politik pasca pemungutan surat suara TPS.

Bawaslu Kota Pangkalpinang Belum Terima Laporan Temuan Pelanggaran dari Caleg atau Partai Politik
Bangkapos/Rizky Irianda Pahlevy
Novrian Saputra bagian hukum penindakan pelanggaran dan sengketa saat ditemui di kantor Bawaslu Kota Pangkalpinang, Kamis (18/4/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Bawaslu Kota Pangkalpinang belum terima laporan temuan pelanggaran dari calon legislatif (caleg) atau partai politik pasca pemungutan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kamis (18/4/2019).

Menurut Novrian Saputra bagian hukum penindakan pelanggaran dan sengketa mengungkapkan, waktu tujuh hari diberikan caleg atau partai politik untuk melaporkan ke bawaslu.

"Untuk mekanisme kita dari bawaslu tetap tujuh hari setelah Pemilu yaitu 17 April sampai dengan 24 April, sehingga bisa melaporkan apa saja temuan mereka. Karena batasannya itu  tujuh hari setelah diketahui atau ditemukan pelanggarannya. Jika lebih dari itu ada yang namanya kadaluarsa," ungkap Novrian saat ditemui di ruangannya.

Terkait masalah hak pilih, pemilu kali ini lebih ke persoalan di masyarakat seperti surat suara yang habis dan masalah e-KTP yang digunakan untuk pencoblosan.

Ia mengatakan, laporan dari masyarakat banyak yang berupa telepon.

"Bentuknya telpon itu cukup banyak dan ada yang datang juga ke kantor. Sebenarnya ini hanya salah pemahaman saja karena ada yang memahami pake kartu keluarga boleh. Jadi pemahaman dimasyarakat saja ada yang paham dan ada yang tidak. Kemudian di TPS-TPS ini ada yang menghitungnya cepat dan ada yang menghitungnya lambat, sehingga proses perhitungan itu ada yang baru selesai malam tadi," jelas Novrian.

Sementara itu terhadap masalah aliran listrik yang sering padam dibeberapa daerah, Bawaslu mengatakan sudah ada pihak lain yang lebih berhak memberikan pernyataan.

"Untuk kejadian beberapa daerah mati lampu itu sudah ada dari beberapa pihak juga yang sudah klarifikasi," kata Novrian. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved