Breaking News:

Berita Pangkalpinang

180 Juta Bibit Udang Vaname Masuk Babel

Sebanyak 180 juta ekor bibit udang Vaname masuk ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2018.

Editor: khamelia
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Darwin S. Putra. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 180 juta ekor bibit udang Vaname masuk ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2018. Jumlah bibit udang Vaname ini diprediksikan akan meningkat tahun 2019 lantaran semakin berkembangnya budidaya udang vaname.

Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Darwin S. Putra mengatakan untuk lalu lintas udang vaname ke luar Babel sebanyak 1.890 ton sepanjang tahun 2018 dengan frekuensi 691 kali.

Darwin menyebutkan, setidaknya ada 23 perusahaan yang mengembangkan budidaya udang vaname di Babel yang tercatat pihaknya.

"Memang untuk lalu lintas keluar belum sebanyak yang masuk, karena kan ada yang masih dalam proses, ada juga yang gagal dalam pembudidayaannya. Tapi sekarang budidaya vaname cukup banyak diminati," katanya, Kamis (18/4/2019).

Ditanyai berapa jumlah sebaran lahan tambak udang vaname di Babel, Darwin sudah mencapai ratusan hektar dan paling banyak berada di Kabupaten Bangka.

"Sudah ratusan hektar, ada yang satu perusahaan saja sudah 100 lebih hektar, hampir di seluruh kabupaten/kota di Babel ada budidaya udang vaname, ada di Pangakalbalam, Belinyu, Tempilang, Tanjung Gunung," katanya.

Lebih lanjut, udang vaname yang dilalulintaskan ke luar Babel masih dominan antar pulau.

"Ada yang ekspor tapi belum banyak, karena banyak yang di kirim ke Jakarta di kirim ke perusahaan disana, nanti baru di ekspor ke luar negeri dari Jakarta. Ini yang sedang kita dorong agar pembudidayanya bisa ekspor langsung," katanya.

Ia menyebutkan, nilai ekonomis udang vaname ini cukup tinggi. 1 kg udang vaname dijual dengan kisaran harga Rp 60-100/kg.

"Kalau kita hitung nomonalnya dari 1.890 ton dengan harga sekilo sekitar Rp 60 ribu/kg sekitar Rp 113,4 miliar," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved