Pemilu 2019

Situasi Bisa Berkembang ke Arah Bahaya, SBY Instruksikan Petinggi Partainya ke Sekretariat Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY melihat situasi bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan.

Situasi Bisa Berkembang ke Arah Bahaya, SBY Instruksikan Petinggi Partainya ke Sekretariat Demokrat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat akan memberikan konferensi pers terkait tudingan percakapan telepon dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

“Itu kan perintah. Kalau saya menduga-duga dan menjabarkan, nanti seakan-akan kita menuduh seseorang,” tambahnya.

Kembali ke WP41

Selain arahan dari SBY tersebut, beredar pula arahan SBY lainnya yang menyebutkan, untuk sementara waktu, seluruh pimpinan ataupun kader Demokrat yang sedang “berdinas” di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, agar sekarang juga kembali ke WP41 untuk konsolidasi.

WP41 merupakan singkatan dari Wisma Proklamasi di Jalan Proklamasi Nomor 41, Jakarta. Alamat ini merupakan alamat kantor sekretariat DPP Demokrat.

Ditanyakan apakah arahan itu berarti pengurus dan kader Demokrat ditarik dari BPN Prabowo-Sandi, Amir menolak menjabarkannya.

“Intinya, kader Demokrat di BPN atau di luar BPN, tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi,” katanya. (*)

Kondisi Kesehatan Ani Yudhoyono Sempat Menurun, Kemoterapi Istri SBY Terpaksa Dihentikan

Begini Jadwal Pengumuman Resmi KPU Hasil Pilpres 2019, Simak Real Count Sementara Siapa Unggul?

Status Luna Maya di DPT Sudah Menikah Sempat Protes di 2017 Fakta Sebenarnya Terungkap

Terbaru Real Count KPU Pilpres 2019, Jumat (19/4) Pukul 02.30 WIB: Suara Prabowo Naik, Jokowi Turun

Artikel ini telah tayang di kompas.id dengan judul Situasi Politik Tegang, SBY Ingatkan Kader Tak Terlibat Kegiatan Inkonstitusional

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved